Kata Jusuf Kalla soal Wacana Jokowi agar Maskapai Asing Masuk ke Indonesia

Kompas.com - 04/06/2019, 23:21 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Rumah Dinas Wakil Presiden, Jakarta Kompas.com/Rakhmat Nur HakimWakil Presiden Jusuf Kalla di Rumah Dinas Wakil Presiden, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai usul Presiden Joko Widodo ( Jokowi) agar maskapai asing masuk ke Indonesia agar harga tiket pesawat kembali turun belum tentu bisa terealisasi.

Pasalnya, kata Kalla, masuknya maskapai asing tak serta-merta membuat harga tiket pesawat turun. Kalla mengatakan saat ini sudah ada maskapai asing yang beroperasi di Indonesia seperti AirAsia

Namun, harga tiket pesawat tak kunjung turun.

Kalla menilai harga tiket pesawat saat ini sudah sesuai dengan nilai keekonomiannya. Jika lebih murah, Kalla khawatir maskapai akan bangkrut.

"Memang ada hal yang selalu dipertimbangkan. Keterlanjutan dari maskapai itu sendiri. Kalau terlalu murah dia akan bangkrut. Coba Garuda, dalam kondisi harga Garuda yang lebih tinggi juga sulit ya, mengalami kesulitan," ujar Kalla di rumah dinasnya, Menteng, Jakarta, Selasa (4/6/2019).

Baca juga: Kata Menhub, Ini Syarat Maskapai Asing Beroperasi di Dalam Negeri

"Memang harus diseimbangkan. Masyarakat kita sudah terlalu lama menikmati tarif murah," lanjut Kalla.

Kalla menilai sedianya harga tiket saat ini pernah terjadi di saat pesawat masih belum banyak digunakan sebagai moda transportasi pilihan masyarakat.

Masyarakat saat ini merasa keberatan dengan tingginya harga tiket pesawat lantaran sebelumnya maskapai sempat membanting harga.

"Dulu tarif ini biasa. Jadi saya kira maskapai asing pun tentu sama saja costnya. Cost airlines itu pesawat, avtur, pemeliharaan, ongkos personel, semua hampir sama semuanya. Mau maskapai dari mana sama," lanjut dia.

Baca juga: Wacana Jokowi soal Maskapai Asing Beroperasi di RI, Ini Kata Menhub

Ide Jokowi untuk mengundang operator maskapai asing dalam pasar maskapai dalam negeri dilontarkan dalam sebuah wawancara khusus dengan media swasta.

Menurut Jokowi, keberadaan maskapai luar negeri bisa memperkaya kompetisi pemain maskapai yang selama ini didominasi oleh dua grup maskapai domestik, yaitu Garuda Indonesia Group dan Lion Air Group.

Sehingga, diharapkan dengan jumlah pemain layanan transportasi penerbangan yang semakin kaya, permasalahan harga tiket pesawat yang mahal bisa selesai.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X