Penuhi Panggilan KPK, Agus Martowardojo Diperiksa Kasus E-KTP

Kompas.com - 17/05/2019, 10:14 WIB
Mantan Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (17/5/2019). Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB. DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comMantan Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (17/5/2019). Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (17/5/2019). Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB.

Sebelumnya ia tak memenuhi panggilan KPK pada Selasa (7/5/2019).

Agus direncanakan menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

"Nanti saja ya, setelah diperiksa," kata Agus sambil memasuki lobi gedung KPK.

Baca juga: Diperiksa KPK, Ganjar Pranowo Ditanya soal Pembahasan Anggaran E-KTP

Dalam kasus e-KTP, Agus diperiksa untuk tersangka mantan anggota Komisi II DPR, Markus Nari.

Markus merupakan tersangka kedelapan dalam kasus ini. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus e-KTP sejak 2017. KPK menahan Markus pada Senin (1/4/2019) malam.

Dalam kasus e-KTP, Markus diduga berperan dalam memuluskan pembahasan dan penambahan anggaran e-KTP.

Baca juga: KPK Sita Mobil Milik Tersangka Kasus E-KTP Markus Nari

Pada tahun 2012, saat itu dilakukan proses pembahas anggaran untuk perpanjangan proyek e-KTP sekitar Rp 1,4 triliun.

Markus diduga meminta uang kepada Irman, pejabat Kemendagri saat itu. Markus diduga meminta uang kepada Irman sebanyak Rp 5 miliar.

Sebagai realisasi permintaan tersebut, Markus diduga telah menerima sekitar Rp 4 miliar.

Sebelumnya, Markus juga sudah berstatus tersangka dalam perkara menghalangi proses hukum kasus korupsi e-KTP.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X