Pendaftaran CPNS Provinsi Papua Dibuka, Ini Tata Caranya

Kompas.com - 24/04/2019, 11:43 WIB
Peserta mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Jakarta, Senin (9/10). Sebanyak 8.637 peserta se-Indonesia mengikuti ujian di 12 propinsi untuk mengisi 329 formasi KKP yang lowong.

Kompas/Totok Wijayanto (TOK)
09-10-2017 KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPeserta mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Jakarta, Senin (9/10). Sebanyak 8.637 peserta se-Indonesia mengikuti ujian di 12 propinsi untuk mengisi 329 formasi KKP yang lowong. Kompas/Totok Wijayanto (TOK) 09-10-2017
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil ( CPNS) tahun anggaran 2018 masih berlangsung. Meskipun beberapa daerah telah sampai pada tahap penetapan NIP, namun masih ada daerah yang tertunda pelaksanaan rekrutmennya.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, pendaftaran CPNS 2018 untuk pemerintah kabupaten/pemerintah kota/pemerintah provinsi Papua telah dibuka hari ini, Rabu (24/4/2019) melalui situs SSCN, sscn.bkn.go.id.

"Hari ini (pendaftaran) dibuka. Proses pendaftaran sama persis (dengan CPNS 2018 yang telah berjalan). Wilayah Provinsi Papua Barat tes SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) hari ini," kata Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/4/2019).

Ridwan menegaskan, rekrutmen CPNS untuk Provinsi Papua ini hanya dapat diikuti peserta baru. Sehingga, bagi pelamar yang telah melakukan pendaftaran di SSCN 2018 tidak bisa kembali mendaftar.

"Yang bisa ikut adalah mereka yang belum pernah mendaftar atau sudah mendaftar tapi belum sampai tahap kirim pada halaman resume," ujar dia.

Baca juga: Tes SKD CPNS di 5 Daerah Dimulai Besok, Ini Jadwalnya

Dalam pemilihan formasi di situs SSCN nanti, akan muncul tiga jenis formasi, yaitu formasi umum Papua/non Papua, formasi eks Tenaga Honorer Kategori (THK) II, dan formasi khusus.

Tapi, peserta dapat memilih jenis formasi sesuai rekrutmen yang tersedia.

"Web SSCASN terintegrasi. Gunakan (pilihan formasi) yang sesuai dengan pengumuman Pemda saja," papar Ridwan.

Dilansir dari situs SSCN, berikut tata cara pendaftarannya:

  1.  Pelamar dapat mengakses situs SSCN.
  2. Pastikan membuat akun SSCN 2018 terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran ke instansi dan jabatan yang diinginkan. Akun SSCN ini bersifat wajib bagi semuanya, termasuk untuk peserta yang pernah mendaftar di SSCN sebelumnya.
  3. Pembuatan akun SSCN diawali dengan memilih jenis formasi, kemduian memasukkan Nomor Induk Kependudukan dan nomor Kartu Keluarga (KK).
  4. Setelah itu, isi alamat e-mail yang aktif, password akun portal SSCN, dan pertanyaan keamanan yang tersedia.
  5. Unggah foto berukuran 120kb-200 Kb berformat .jpg atau .jpeg.
  6. Jangan lupa untuk mencetak kartu informasi akun SSCN 2018.
  7. Login ke situs SSCN menggunakan NIK dan password yang didaftarkan.
  8. Daftar diinstansi yang dituju. Unggah foto diri memegang KTP dan kartu informasi akun sebagai bukti telah melakukan pendaftaran.
  9. Isi biodata secara lengkap, lalu pilih instansi, formasi dan jabatan sesuai klasifikasi pendidikan.
  10. Lengkapi data pada formulir yang disedikan dan unggah dokumen persyaratan. Kemudian, cek isian yang dilengkapi di halaman resume.
  11. Setelah dipastikan benar, klik kirim dan cetak kartu pendaftaran SSCN 2018.
  12. Proses verifikasi berkas dilakukan tim verifikator. Pelamar yang lolos administrasi akan mendapatkan kartu ujian untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya sesuai ketentuan instansi.
  13. Pengumuman kelolosan pelamar yang mengiuti seleksi akan diumumkan oleh panitia seleksi CPNS 2018 instansi terkait.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gugat Pilkada, Inisiator LaporCovid-19: Pemerintah Abaikan Hak Kesehatan Masyarakat

Gugat Pilkada, Inisiator LaporCovid-19: Pemerintah Abaikan Hak Kesehatan Masyarakat

Nasional
Pada 2020, Dompet Dhuafa Distribusikan Lebih dari 42.000 Hewan Kurban

Pada 2020, Dompet Dhuafa Distribusikan Lebih dari 42.000 Hewan Kurban

Nasional
Jika Penambahan Kasus Covid-19 Melonjak hingga 100 Persen, Apa Langkah Pemerintah?

Jika Penambahan Kasus Covid-19 Melonjak hingga 100 Persen, Apa Langkah Pemerintah?

Nasional
Tingkat Kepatuhan Masyarakat Pakai Masker 59,32 Persen, Satgas: Trennya Turun Terus

Tingkat Kepatuhan Masyarakat Pakai Masker 59,32 Persen, Satgas: Trennya Turun Terus

Nasional
Kasus Covid-19 di Sejumlah Negara Naik setelah Pemilu, Ini Penyebabnya

Kasus Covid-19 di Sejumlah Negara Naik setelah Pemilu, Ini Penyebabnya

Nasional
Cuitan Maaher At-Thuwailibi yang Membawanya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Ujaran Kebencian...

Cuitan Maaher At-Thuwailibi yang Membawanya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Ujaran Kebencian...

Nasional
Satgas Sebut Pemeriksaan Covid-19 Indonesia Telah Mendekati Standar WHO

Satgas Sebut Pemeriksaan Covid-19 Indonesia Telah Mendekati Standar WHO

Nasional
Satgas Imbau Masyarakat Pilih Calon Kepala Daerah yang Patuh Protokol Kesehatan saat Kampanye

Satgas Imbau Masyarakat Pilih Calon Kepala Daerah yang Patuh Protokol Kesehatan saat Kampanye

Nasional
Fokus Tangani Covid-19, Wapres: Usulan Pemekaran Daerah Masih Moratorium

Fokus Tangani Covid-19, Wapres: Usulan Pemekaran Daerah Masih Moratorium

Nasional
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Zona Merah Diminta Tak Paksakan Sekolah Tatap Muka

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Zona Merah Diminta Tak Paksakan Sekolah Tatap Muka

Nasional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS 57,97 Persen, Jabar Tertinggi

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS 57,97 Persen, Jabar Tertinggi

Nasional
Komisi X Minta Sekolah Tak Terburu-buru Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Komisi X Minta Sekolah Tak Terburu-buru Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Nasional
Komisi X Akan Minta Kebijakan Sekolah Tatap Muka pada Januari 2021 Ditinjau Kembali

Komisi X Akan Minta Kebijakan Sekolah Tatap Muka pada Januari 2021 Ditinjau Kembali

Nasional
Kenaikan Kasus Covid-19 Setelah Pemilu Tak Signifikan, Satgas Contohkan Kroasia hingga Trinidad Tobago

Kenaikan Kasus Covid-19 Setelah Pemilu Tak Signifikan, Satgas Contohkan Kroasia hingga Trinidad Tobago

Nasional
Rekor Lebih dari 8.000 Kasus dalam Sehari, Strategi Penanganan Covid-19 Harus Dievaluasi

Rekor Lebih dari 8.000 Kasus dalam Sehari, Strategi Penanganan Covid-19 Harus Dievaluasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X