Prabowo: Kita Harus Berani Kejar Mereka yang Selama Ini Hindari Pajak

Kompas.com - 13/04/2019, 22:04 WIB
Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno  mengikuti debat kelima  Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp. WAHYU PUTRO APasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah selanjutnya harus berani mengejar para pengemplang pajak.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam debat kelima Pilpres 2019 yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

"Kita harus berani mengejar mereka yang selama ini selalu menghindari membayar yang seharusnya dia bayar," ujar Prabowo.

Baca juga: Jokowi Tanya Prabowo soal Mobile Legend dalam Debat Pilpres

Karena itu, kata Prabowo, ke depan penerimaan negara dari pajak harus mengedepankan teknologi informasi. Ia meyakini pelibatan teknologi informasi akan mengefektifkan penerimaan pajak untuk negara.

Selain itu, Prabowo berencana meningkatkan rasio pajak secara perlahan agar pemasukan negara bertambah namun tak membuat kaget para pengusaha.

Baca juga: Debat Terakhir, Maruf Amin Pamerkan Kredit UMi dan Bank Wakaf Mikro

"Harus ada usaha dengan menerapkan informasi dan sistem yang sangat transparan. Itu bisa cepat menaikkan penerimaan pajak. Kami ingin melebarkan tax based. Tapi kami tak ingin menimbulkan shocked ekonomi," lanjut dia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X