Pengalaman Kampanye Johan Budi, Oleh-oleh Keripik hingga Bikin Petani "Ngobrol" dengan Menteri

Kompas.com - 15/02/2019, 15:31 WIB
Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo, Senin (11/12/2017)Kompas.com/Robertus Belarminus Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo, Senin (11/12/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengalaman berkampanye sebagai calon anggota legislatif memberi kesan tersendiri bagi Johan Budi. Johan yang masih menjabat Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi itu menemukan hal-hal menarik dan lucu saat berkampanye.

Johan merupakan calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur VII yang meliputi Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan dan Trenggalek. Sebagian besar lokasi kampanye yang didatangi Johan merupakan kawasan pedesaan.

Johan tak menampik bahwa sebagian masyarakat awalnya salah persepsi, dan mengira kehadirannya untuk membagi-bagi uang. Namun, Johan berupaya memberi pengertian bahwa kedatangannya untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan visi-misi.

Menurut Johan, upayanya tersebut ternyata dimengerti oleh warga di dapilnya. Beberapa warga masyarakat justru berinisiatif mengundang kehadirannya untuk berdiskusi dan mengenal dirinya secara lebih mendalam.


Baca juga: Dipadati Agenda Presiden, Kapan Waktu Johan Budi Berkampanye?

Bahkan, menurut Johan, justru ada masyarakat yang memberikan buah tangan kepadanya. Hal itu terjadi saat Johan selesai berkunjung ke sebuah pesantren di Trenggalek.

"Eh malah saya yang dibawakan oleh-oleh. Ada keripik, pisang, makanan kecil, kue-kue yang khas, itu dibawakan. Mereka senang ada yang foto-fofo bareng," kata Johan saat diwawancarai Kompas.com, Kamis (15/2/2019).

Laporkan aduan masyarakat

Cerita menarik lainnya terjadi saat Johan mengunjungi sawah milik warga dan bertemu sejumlah petani. Menurut Johan, saat itu ada petani yang menyinggung soal dana desa.

Seketika itu juga, Johan menghubungi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. Johan kemudian memberikan ponselnya kepada petani untuk berbicara langsung dengan Eko.

"Baik, bapak-ibu sekalian, saya sambungin ke Pak Menteri-nya, nanti ngomong sendiri nggih," ujar Johan saat menirukan ucapannya kepada para petani.

Baca juga: Cerita Johan Budi Nyaleg, Siasati Kampanye Tanpa Bagi-bagi Amplop

Menurut Johan, saat itu para petani sangat senang karena bisa langsung menyampaikan keluh kesah kepada menteri.

Johan ingin memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa wakil rakyat tidak cuma membagi-bagikan uang kepada warga saat kampanye.

Johan berupaya meyakinkan warga bahwa bentuk bantuan yang dia lakukan terwujud secara konkret untuk menjawab aspirasi dan keluhan warga.

"Saya terus terang saja, kalau cuma ngasi uang supaya milih, saya enggak mau. Jadi kalau mau pilih saya alhamdulilah, kalau enggak ya mboten nopo-nopo, bahasa jawanya begitu," kata Johan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pengusaha Didakwa Suap Bupati Talaud Tas dan Perhiasan Total Rp 595,8 Juta

Pengusaha Didakwa Suap Bupati Talaud Tas dan Perhiasan Total Rp 595,8 Juta

Nasional
Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina di Hambalang, Bahas Hasil Pertemuan dengan Jokowi

Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina di Hambalang, Bahas Hasil Pertemuan dengan Jokowi

Nasional
Jokowi Pastikan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Jokowi Pastikan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Nasional
Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Percepat Kepulangan ke Indonesia

Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Percepat Kepulangan ke Indonesia

Nasional
Menhan Ryamizard: Stop Pelonco, Nggak Ada Gunanya!

Menhan Ryamizard: Stop Pelonco, Nggak Ada Gunanya!

Nasional
Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Minta Maaf

Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Minta Maaf

Nasional
Janji Jokowi soal Dana Abadi Kebudayaan Diharapkan Jadi Pendukung Kegiatan Komunitas Seni

Janji Jokowi soal Dana Abadi Kebudayaan Diharapkan Jadi Pendukung Kegiatan Komunitas Seni

Nasional
Gerindra Incar Kursi Ketua MPR, Ace Hasan Sebut Golkar Lebih Pantas

Gerindra Incar Kursi Ketua MPR, Ace Hasan Sebut Golkar Lebih Pantas

Nasional
Wiranto: Akhir-akhir Ini Pemerintah Hadapi Kondisi Rawan Keamanan

Wiranto: Akhir-akhir Ini Pemerintah Hadapi Kondisi Rawan Keamanan

Nasional
Tomy Winata Menyesali Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Tomy Winata Menyesali Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Nasional
Rekonsiliasi, Fraksi Gerindra Usulkan Gerindra Ketua MPR, PDI-P Ketua DPR

Rekonsiliasi, Fraksi Gerindra Usulkan Gerindra Ketua MPR, PDI-P Ketua DPR

Nasional
Menyerang Hakim dalam Persidangan, Apa Hukumannya?

Menyerang Hakim dalam Persidangan, Apa Hukumannya?

Nasional
Pansel Dukung Masyarakat Dirikan Pos Pengaduan Capim KPK

Pansel Dukung Masyarakat Dirikan Pos Pengaduan Capim KPK

Nasional
Wiranto Gelar Rapat Terbatas Tingkat Menteri, Bahas Situasi Politik dan Keamanan

Wiranto Gelar Rapat Terbatas Tingkat Menteri, Bahas Situasi Politik dan Keamanan

Nasional
Para Ajudan yang Setia Mengawal Atasannya Tes Capim KPK...

Para Ajudan yang Setia Mengawal Atasannya Tes Capim KPK...

Nasional
Close Ads X