Deklarasi Dukungan Berbagai Organisasi Alumni, Tim Jokowi-Ma'ruf Klaim Pilihan Rasional

Kompas.com - 11/02/2019, 18:41 WIB
Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Johnny G Plate, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, senin (11/2/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOTim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Johnny G Plate, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, senin (11/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Johnny G Plate mengatakan, alumni berbagai lembaga pendidikan di Jakarta membuat keputusan tepat dengan mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Menurut dia, kondisi pada Pemilu 2019 berbeda dengan Pemilihan Presiden 2014.

Kali ini, alumni berbagai lembaga pendidikan bersikap lebih terbuka dengan mengumumkan pilihan mereka. 

"Mereka melihat memang pilihan rasionalnya ada pada Pak Jokowi. Orang bijak memilih orang baik, orang yang cerdas memilih pemimpin yang bermanfaat untuk mereka," ujar Johnny, di Kompleks Parlemen, Senin (11/2/2019).


Baca juga: Saat Jokowi Luapkan Kekesalannya di Hadapan Alumni SMA...

Menurut dia, hal ini karena ada kesadaran kolektif kelompok intelektual atas kualitas kepemimpinan Jokowi pada periode 2014-2019.

Johnny mengatakan ada kekhawatiran pencapaian pemerintah saat ini tidak dilanjutkan jika Jokowi tak melanjutkan untuk periode kedua.

"Mereka merasa ada kekhawatiran. Nah kekhawatiran diekspresikan melalui gelombang dukungan," kata dia.

Johnny yakin dukungan dari alumni ini akan berdampak ke daerah lain. Kelompok-kelompok serupa di luar Jakarta juga akan menyampaikan pilihan politik mereka.

Baca juga: Alumni Trisakti: Jokowi Kerja Nyata, Tidak Ada Beban Masa Lalu

"Sekarang waktunya kita mengambil keputusan rasional. Keputusan rasional kepada siapa? Paslon 01 karena akan meneruskan pencapaian pembangunan 2014-2019," ujar dia.

Sebelumnya, Jokowi-Ma'ruf sudah mendapatkan dukungan dari alumni berbagai lembaga pendidikan.

Dukungan itu, di antaranya alumni Pangudi Luhur, Universitas Trisakti, Institut Kesenian Jakarta, dan SMA di Jakarta telah mendeklarasikan dukungannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pramono: Pak Jokowi ke Afghanistan Saja Berani, apalagi ke Kediri

Pramono: Pak Jokowi ke Afghanistan Saja Berani, apalagi ke Kediri

Nasional
Moeldoko Bantah Peristiwa Paniai Pelanggaran HAM Berat, Komnas HAM: Itu Statement Politik

Moeldoko Bantah Peristiwa Paniai Pelanggaran HAM Berat, Komnas HAM: Itu Statement Politik

Nasional
Rapat di DPR Bahas Revitalisasi TIM, Forum Seniman Minta Anies Baswedan Disanksi

Rapat di DPR Bahas Revitalisasi TIM, Forum Seniman Minta Anies Baswedan Disanksi

Nasional
Menko PMK: Pendeteksi Corona di Indonesia Alat yang Handal

Menko PMK: Pendeteksi Corona di Indonesia Alat yang Handal

Nasional
Polemik PP Bisa Ubah UU, Seperti Ini Hierarki Peraturan Perundang-undangan Indonesia

Polemik PP Bisa Ubah UU, Seperti Ini Hierarki Peraturan Perundang-undangan Indonesia

Nasional
Mahfud MD Sebut Isi Laporan BEM UI Berisikan Daftar Nama Orang Tak Jelas

Mahfud MD Sebut Isi Laporan BEM UI Berisikan Daftar Nama Orang Tak Jelas

Nasional
Mahfud MD Heran Dokumen BEM UI soal Papua Hanya Dua Lembar

Mahfud MD Heran Dokumen BEM UI soal Papua Hanya Dua Lembar

Nasional
Diperiksa KPK, Eks Direktur Operasi Pelindo II Mengaku Tak Terlibat Kasus RJ Lino

Diperiksa KPK, Eks Direktur Operasi Pelindo II Mengaku Tak Terlibat Kasus RJ Lino

Nasional
Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja, Mahfud MD Persilahkan Buruh Datangi DPR

Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja, Mahfud MD Persilahkan Buruh Datangi DPR

Nasional
Komnas HAM Temukan Indikasi 'Obstruction of Justice' dalam Peristiwa Paniai

Komnas HAM Temukan Indikasi "Obstruction of Justice" dalam Peristiwa Paniai

Nasional
Ini Kekhawatiran Emil Salim jika Omnibus Law RUU Cipta Kerja Abaikan Lingkungan

Ini Kekhawatiran Emil Salim jika Omnibus Law RUU Cipta Kerja Abaikan Lingkungan

Nasional
Soal Omnibus Law, Fahri Hamzah: Enggak Perlu Repot, Kita Tak Biasa Bikin Begini

Soal Omnibus Law, Fahri Hamzah: Enggak Perlu Repot, Kita Tak Biasa Bikin Begini

Nasional
Diserahkan Secara Langsung, Tiap Desa Bakal Terima Rp 960 Juta

Diserahkan Secara Langsung, Tiap Desa Bakal Terima Rp 960 Juta

Nasional
Prabowo Menteri Berkinerja Terbaik, Mahfud MD: Memang Bagus

Prabowo Menteri Berkinerja Terbaik, Mahfud MD: Memang Bagus

Nasional
Survei Sebut Kepuasan Kinerja Wapres di Bawah Menteri, Ini Pembelaan Ma'ruf

Survei Sebut Kepuasan Kinerja Wapres di Bawah Menteri, Ini Pembelaan Ma'ruf

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X