Pemilu 2019, KPU Akan Hitung Perolehan Suara Pilpres Lebih Dulu

Kompas.com - 09/01/2019, 16:00 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jumat (14/12/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jumat (14/12/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Arief Budiman menjelaskan urutan penghitungan suara pada pemilu 2019. Arief mengatakan suara untuk Pemilihan Presiden akan dihitung paling pertama.

"Di dalam draft kita kan sudah disusun, nanti kita akan hitung pemilu presiden dulu, DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota," ujar Arief di kompleks parlemen, Rabu (9/1/2019).

Arief mengatakan urutan ini berkaitan dengan hal-hal teknis. Penghitungan suara dalam Pilpres dinilai lebih mudah karena hanya menyangkut dua pasang calon presiden dan wakil presiden saja. Berbeda dengan penghitungan suara untuk DPR yang lebih rumit.

Baca juga: Hindari Manipulasi, KPU Diminta Prioritaskan Penghitungan Suara Pilpres

 

Selain itu, kata Arief, selama ini isu Pilpres juga menyita begitu banyak perhatian publik. Perolehan suara dalam Pilpres dihitung lebih dulu untuk menghindari konflik berkepanjangan terkait ini.

"Karena Pilpres ini kan menjadi perhatian ya," ujar Arief.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X