Kompas.com - 11/10/2018, 13:35 WIB
Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin, Maman Imanulhaq di Jakarta, Kamis (11/10/2018). kompas.com/IhsanuddinDirektur Relawan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin, Maman Imanulhaq di Jakarta, Kamis (11/10/2018).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim relawan Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan membuat kompetisi video blog (vlog). Masyarakat diminta membuat vlog di lokasi-lokasi pembangunan infrastruktur yang dibangun di era pemerintahan Jokowi dan mengunggahnya ke YouTube.

"Lomba vlog di tempat-tempat infrastuktur yang dibangun oleh Jokowi," kata Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Maman Imanulhaq, dalam jumpa pers di posko pemenangan, di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Pembuat vlog dituntut untuk menjelaskan mengenai infrastruktur yang ada di dalam vlog mereka. Misalnya sejak kapan infrastuktur itu dibangun, memakan anggaran berapa banyak, hingga manfaat dari pembangunan infrastruktur tersebut.

"Ini juga membantah kubu sebelah yang terus mengatakan bahwa Jokowi melakukan pemborosan dan Jokowi 50 janjinya tidak dipenuhi. Nanti anak-anak muda yang akan bikin itu," kata Maman.

Syarat lengkap hingga hadiah lomba ini nantinya akan diumumkan dalam launching Direktorat Relawan TKN di Rumah Aspirasi, Menteng, Jakarta Pusat, akhir pekan ini. Acara tersebut rencananya akan dihadiri juga oleh Jokowi.

Baca juga: Tim Jokowi Minta KPU-Bawaslu Adil soal Larangan Kampanye di Lembaga Pendidikan

"Insyaallah akan dilaunching oleh capres 01 Jokowi Sabtu atau Minggu di rumah Aspirasi," kata Maman.

Selain membuat vlog, ada juga lomba lainnya seperti marching band, kholaqoh 150 dai nusantara, hingga membuat lagu bertema Jokowi-Ma'ruf.

"Saya di direktoriat relawan sudah dikirim beberapa lagi versi relawan itu sudah mencapai 37 lagu. Dengan berbagai genre," kata Maman.

Kompas TV Presiden Joko Widodo mengapresiasi TNI dalam penanganan bencana alam.


 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat 75 Pegawai KPK Dinyatakan Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan...

Saat 75 Pegawai KPK Dinyatakan Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan...

Nasional
KSP Sebut Tol Becakayu Bisa Beroperasi Penuh Akhir Tahun Ini

KSP Sebut Tol Becakayu Bisa Beroperasi Penuh Akhir Tahun Ini

Nasional
Antsipasi Terpapar Varian Baru Virus Corona, Doni Monardo: Prokes Adalah Kunci

Antsipasi Terpapar Varian Baru Virus Corona, Doni Monardo: Prokes Adalah Kunci

Nasional
Diikuti 1.351 Pegawainya, Ini Rangkaian Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK...

Diikuti 1.351 Pegawainya, Ini Rangkaian Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK...

Nasional
Ada 3 Syarat Pemecatan Pegawai KPK, Tes Wawasan Kebangsaan Disebut Tak Termasuk

Ada 3 Syarat Pemecatan Pegawai KPK, Tes Wawasan Kebangsaan Disebut Tak Termasuk

Nasional
[POPULER NASIONAL] Elektabilitas PDI-P Tertinggi di Survei Indikator | Tes Covid-19 Disarankan Pakai Rapid Antigen, Bukan GeNose

[POPULER NASIONAL] Elektabilitas PDI-P Tertinggi di Survei Indikator | Tes Covid-19 Disarankan Pakai Rapid Antigen, Bukan GeNose

Nasional
Polri Belum Tugaskan Densus 88 untuk Tindak KKB di Papua

Polri Belum Tugaskan Densus 88 untuk Tindak KKB di Papua

Nasional
Anggota Komisi III: Publik Butuh Informasi Utuh soal Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Anggota Komisi III: Publik Butuh Informasi Utuh soal Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Nasional
Arsul Sani: Semestinya Dewas KPK Tak Berwenang Berikan Izin Penyadapan

Arsul Sani: Semestinya Dewas KPK Tak Berwenang Berikan Izin Penyadapan

Nasional
Evaluasi Fungsi Pengawasan, Formappi: Beberapa Rekomendasi DPR Diabaikan Mitra Kerja

Evaluasi Fungsi Pengawasan, Formappi: Beberapa Rekomendasi DPR Diabaikan Mitra Kerja

Nasional
Menag Instruksikan Pengetatan Pengawasan Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah

Menag Instruksikan Pengetatan Pengawasan Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah

Nasional
Jokowi dan Sri Mulyani Disebut Sudah Satu Suara soal THR ASN

Jokowi dan Sri Mulyani Disebut Sudah Satu Suara soal THR ASN

Nasional
Pemprov Jawa Timur Antisipasi Dampak Kepulangan 14.000 Pekerja Migran

Pemprov Jawa Timur Antisipasi Dampak Kepulangan 14.000 Pekerja Migran

Nasional
75 Pegawai Tak Penuhi Syarat TWK, Tjahjo: Sejak Awal Ini Masalah Internal KPK

75 Pegawai Tak Penuhi Syarat TWK, Tjahjo: Sejak Awal Ini Masalah Internal KPK

Nasional
Wadah Pegawai Sebut TWK Bisa Singkirkan Sosok Berintegritas di KPK

Wadah Pegawai Sebut TWK Bisa Singkirkan Sosok Berintegritas di KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X