Kompas.com - 27/09/2018, 15:18 WIB
Presiden Jokowi Serahkan 7.000 Sertifikat Tanah Dok. Kementerian ATR/BPNPresiden Jokowi Serahkan 7.000 Sertifikat Tanah
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo enggan menanggapi langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mencabut izin 13 pulau reklamasi teluk Jakarta.

Saat ditanya mengenai hal tersebut usai menghadiri Rapimnas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jakarta, Kamis (27/9/2018), Jokowi hanya tersenyum.

Jokowi lalu mengatupkan kedua tangannya dan berpamitan ke awak media.

Padahal sebelumnya, Jokowi mau menjawab saat ditanya mengenai arahannya kepada para kader PPP.

Baca juga: Gubernur DKI Hentikan Proyek Reklamasi, Izin 13 Pulau Dicabut

Jokowi juga mau menjawab panjang lebar saat ditanya mengenai dukungan yang diberikan keluarga Gus Dur di Pilpres 2019.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menghentikan total proyek reklamasi di Teluk Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proyek reklamasi itu dihentikan setelah Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta bentukan Anies melakukan verifikasi semua kegiatan reklamasi di Jakarta.

Baca juga: 7 Fakta Seputar Penghentian Proyek Reklamasi di Teluk Jakarta

Anies menyampaikan, Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta dibentuk melalui Peraturan Gubernur Nomor 58 Tahun 2018 pada 4 Juni.

Setelah itu, badan tersebut bekerja memverifikasi seluruh kegiatan reklamasi di Pantai Utara Jakarta, termasuk izin-izinnya.

Hasil verifikasi menunjukkan, para pengembang yang mengantongi izin reklamasi tidak melaksanakan kewajiban mereka.

Baca juga: Telanjur Dibangun, Izin 4 Pulau Reklamasi Tak Dicabut

Namun, Anies tidak merinci kewajiban-kewajiban apa saja yang tidak dilaksanakan para pengembang.

"Apa yang terjadi? 13 pulau yang sudah mendapatkan izin untuk dilakukan reklamasi, setelah kita lakukan verifikasi, maka gubernur secara resmi mencabut seluruh izin pulau-pulau reklamasi tersebut," kata Anies.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.