Kompas.com - 23/05/2018, 21:16 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri buka puasa bersama relawan Golkar Jokowi (Gojo) di Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Rabu (23/5/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo menghadiri buka puasa bersama relawan Golkar Jokowi (Gojo) di Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Rabu (23/5/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo berdialog dengan anak-anak muda di Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Rabu (23/5/2018) sore.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut, anak-anak muda yang hadir adalah tokoh-tokoh muda terdepan dan merupakan ujung tombak menuju Indonesia 4.0.

Jokowi mengakui bahwa anak-anak muda yang hadir memiliki visi jauh kedepan. Namun, Kepala Negara juga mengingatkan mereka untuk tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila.

"Meskipun sudah visioner, jangan lupakan Pancasila," kata Jokowi kepada anak-anak muda yang hadir.

Baca juga: Presiden Buka Puasa Bersama Relawan Golkar Jokowi

Jokowi pun meminta salah satu dari mereka untuk maju ke depan dan melafalkan Pancasila. Anak-anak muda yang terdiri dari content creator, netizen, designer, blogger, dan influencer itu pun langsung berebut menunjuk tangan.

Jokowi pun memilih Riki, salah satu peserta Apple Developer Academy, untuk maju kedepan dan menjawab tantangannya. Ia pun sukses melafalkan 5 butir Pancasila dengan lancar dan benar.

"Saya tadi agak ragu-ragu bisa enggak ini. Ternyata bisa," kata Jokowi sambil tertawa.

Baca juga: Kisah Seniman Jaket Jokowi, dari Mural Kini Sneaker Custom...

 

Seperti biasa, Jokowi pun memberikan hadiah kepada orang yang berhasil menjawab tantangannya. Namun, Jokowi kali ini menawarkan opsi hadiah kepada Riki.

Ia tidak langsung memberikan hadiah sepeda seperti biasanya.

"Pilih sepeda atau jaket yang saya pakai?" kata Jokowi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes Sebut Sesak Napas sebagai Gejala Utama Pasien Varian Omicron yang Meninggal

Kemenkes Sebut Sesak Napas sebagai Gejala Utama Pasien Varian Omicron yang Meninggal

Nasional
Maruli Simanjuntak Jadi yang ke-44, Ini Daftar Pangkostrad sejak Era Soekarno

Maruli Simanjuntak Jadi yang ke-44, Ini Daftar Pangkostrad sejak Era Soekarno

Nasional
Jejak Karier Maruli Simanjuntak, dari Pengawal Jokowi hingga Jadi Pangkostrad

Jejak Karier Maruli Simanjuntak, dari Pengawal Jokowi hingga Jadi Pangkostrad

Nasional
Kritik Faisal Basri soal Proyek IKN yang Bebani APBN hingga Peluang Jadi Skandal

Kritik Faisal Basri soal Proyek IKN yang Bebani APBN hingga Peluang Jadi Skandal

Nasional
Kasus Covid-19 Bertambah, Epidemiolog Sarankan WFH Ditingkatkan dan Tunda PTM

Kasus Covid-19 Bertambah, Epidemiolog Sarankan WFH Ditingkatkan dan Tunda PTM

Nasional
Disebut Masuk Radar Kepala Otorita IKN, Risma: Kepala Daerah yang Arsitek Bukan Cuma Saya

Disebut Masuk Radar Kepala Otorita IKN, Risma: Kepala Daerah yang Arsitek Bukan Cuma Saya

Nasional
Menantu Luhut Jabat Pangkostrad, Pengamat: Fenomena 'President’s Men' Tak Bisa Dihindari...

Menantu Luhut Jabat Pangkostrad, Pengamat: Fenomena "President’s Men" Tak Bisa Dihindari...

Nasional
Ini Hadiah yang Diberikan Kader PDI-P Saat Ulang Tahun Megawati

Ini Hadiah yang Diberikan Kader PDI-P Saat Ulang Tahun Megawati

Nasional
Penunjukan Mayjen Maruli Simanjuntak Jadi Pangkostrad Dinilai Tak Banyak Berubah dari Pola Sebelumnya

Penunjukan Mayjen Maruli Simanjuntak Jadi Pangkostrad Dinilai Tak Banyak Berubah dari Pola Sebelumnya

Nasional
Kemenag: Umrah Tetap Dilanjutkan dengan Pengendalian Lebih Ketat

Kemenag: Umrah Tetap Dilanjutkan dengan Pengendalian Lebih Ketat

Nasional
Polemik Arteria Dahlan Jadi Pembelajaran Kader, Hasto: Dalam Politik Hati-hati Berbicara

Polemik Arteria Dahlan Jadi Pembelajaran Kader, Hasto: Dalam Politik Hati-hati Berbicara

Nasional
Ucapan Arteria soal Kajati Berbahasa Sunda Tak Wakili Partai, Sekjen PDI-P: Kami Tak Punya Tradisi Menjelekkan

Ucapan Arteria soal Kajati Berbahasa Sunda Tak Wakili Partai, Sekjen PDI-P: Kami Tak Punya Tradisi Menjelekkan

Nasional
Maruli Simanjuntak Ditunjuk Jadi Pangkostrad, PDI-P: Jangan Sampai Dipolitisasi

Maruli Simanjuntak Ditunjuk Jadi Pangkostrad, PDI-P: Jangan Sampai Dipolitisasi

Nasional
Soal Penunjukan Mayjen Maruli sebagai Pangkostrad, PDI-P: Bentuk Konsolidasi Politik Pertahanan Negara

Soal Penunjukan Mayjen Maruli sebagai Pangkostrad, PDI-P: Bentuk Konsolidasi Politik Pertahanan Negara

Nasional
PDI-P Nilai Penunjukan Maruli sebagai Pangkostrad Berdasarkan Pertimbangan yang Matang

PDI-P Nilai Penunjukan Maruli sebagai Pangkostrad Berdasarkan Pertimbangan yang Matang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.