Kerusuhan Telah Usai, Polri Perketat Pengamanan di Mako Brimob

Kompas.com - 11/05/2018, 12:04 WIB
Situasi di depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (11/5/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOSituasi di depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (11/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian RI ( Polri) memperketat penjagaan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pasca-insiden penyanderaan yang terjadi sejak Selasa (8/5/2018) lalu.

Pantauan Kompas.com, puluhan personel Brimob bersenjata laras panjang, memakai helm dan kevlar anti-peluru berjaga di gerbang Mako Brimob.

Sementara, tiga personel brimob berjaga di depan gerbang berjarak sekitar 10 meter atau tepat di pinggir ruas Jalan Komjen Pol. M Yasin.

Baca juga: Bahas Kerusuhan Mako Brimob hingga Pilkada, DPR Akan Panggil Polri

Aparat keamanan juga melarang warga masyarakat yang mengambil gambar situasi di gerbang Mako Brimob.

Polisi juga menghentikan kendaraan bermotor yang penumpangnya terlihat mengambil gambar.

Sejak pagi hingga pukul 11.30 WIB polisi mengamankan lima orang ke pos Mako Brimob untuk dimintai keterangan.

Polisi hanya mengizinkan awak media, wartawan dan pewarta foto untuk mengambil gambar.

Baca juga: Lewat Medsos, Sejumlah Menteri Berbelasungkawa atas Polisi Korban Kerusuhan Mako Brimob

Dalam insiden penyanderaan di Mako Brimob, lima polisi gugur dalam insiden penyanderaan di Mako Brimob.

Sementara satu narapidana teroris tewas karena berusaha melawan dan merebut senjata petugas.

Setelah 39 jam penyanderaan dan serbuan dari aparat kepolisian, akhirnya 155 napi teroris tersebut menyerahkan diri pada Kamis (10/5/2018) sekitar pukul 07.15 pagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala PPATK: Aneh Kalau FPI Bubar, Uangnya Tetap Jalan dan Beredar

Kepala PPATK: Aneh Kalau FPI Bubar, Uangnya Tetap Jalan dan Beredar

Nasional
Tim DVI Polri Imbau Masyarakat Beri Data Lebih Banyak soal Korban SJ 182

Tim DVI Polri Imbau Masyarakat Beri Data Lebih Banyak soal Korban SJ 182

Nasional
BNPB Akan Beri Bantuan Dana untuk Perbaikan Rumah Warga Korban Gempa Sulawesi Barat

BNPB Akan Beri Bantuan Dana untuk Perbaikan Rumah Warga Korban Gempa Sulawesi Barat

Nasional
Kepala BNPB Minta Warga di Wilayah Terdampak Gempa Sulawesi Barat Tak Terpengaruh Hoaks

Kepala BNPB Minta Warga di Wilayah Terdampak Gempa Sulawesi Barat Tak Terpengaruh Hoaks

Nasional
Jubir Vaksin: OTG Tetap Bisa Divaksin Covid-19

Jubir Vaksin: OTG Tetap Bisa Divaksin Covid-19

Nasional
Hari ke-9, Tim DVI Polri Terima 188 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya SJ-182

Hari ke-9, Tim DVI Polri Terima 188 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya SJ-182

Nasional
PMI Kirim 10 Unit Truk Tangki Air Bersih untuk Korban Gempa Sulbar

PMI Kirim 10 Unit Truk Tangki Air Bersih untuk Korban Gempa Sulbar

Nasional
Listyo Sigit, Calon Tunggal Kapolri dan Peta Dukungan di Parlemen

Listyo Sigit, Calon Tunggal Kapolri dan Peta Dukungan di Parlemen

Nasional
BNPB: Banjir dan Longsor di Manado, 500 Jiwa Mengungsi, 5 Orang Tewas

BNPB: Banjir dan Longsor di Manado, 500 Jiwa Mengungsi, 5 Orang Tewas

Nasional
UPDATE Data BNPB: Korban Meninggal Longsor Sumedang 28 Orang

UPDATE Data BNPB: Korban Meninggal Longsor Sumedang 28 Orang

Nasional
UPDATE 17 Januari: Bertambah di Inggris dan Kuwait, Total 2.816 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE 17 Januari: Bertambah di Inggris dan Kuwait, Total 2.816 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Periksa Dirut RS Ummi, Polisi: Awalnya Dikatakan Sakit, Ternyata Sehat

Periksa Dirut RS Ummi, Polisi: Awalnya Dikatakan Sakit, Ternyata Sehat

Nasional
DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

Nasional
Listyo Sigit Minta Wejangan ke Sejumlah Mantan Kapolri

Listyo Sigit Minta Wejangan ke Sejumlah Mantan Kapolri

Nasional
BNPB: Jumlah Korban Meninggal Gempa Majene 56 Orang

BNPB: Jumlah Korban Meninggal Gempa Majene 56 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X