Kompas.com - 02/05/2018, 15:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesta olahraga Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang tinggal 107 hari lagi. Akan tetapi, gema dan keriaannya hingga saat ini dipandang belum terasa secara masif di seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyebut, dalam rapat terbatas di Istana Bogor beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo mengeluhkan demam Asian Games 2018 yang belum terasa. Asian Games 2018 sendiri akan dihelat pada 18 Agustus-2 September 2018 mendatang.

"Demamnya belum ada. Jangankan demam, hangat saja belum," kata Tito, menirukan keluhan Presiden, pada sebuah diskusi terkait kesiapan Asian Games 2018 di Jakarta, Selasa (2/5/2018).

Baca juga : Kapolri: Asian Games Harus Jadi Pendingin di Tengah Situasi Politik Memanas

Meskipun demikian, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Nurdin menyatakan, demam Asian Games 2018 sudah terasa di provinsi yang dipimpinnya tersebut. Hal ini pun diakui oleh Tito yang beberapa waktu lalu mengunjungi Sumatera, termasuk Palembang.

"Begitu turun dari bandara, di mobil-mobil, kendaraan umum, logo Asian Games sudah di mana-mana, masyarakat tahu ada Asian Games," ungkap Tito.

Tito pun memberi contoh, yakni di Tokyo, Jepang yang merupakan tuan rumah Olimpiade 2020. Meski masih beberapa tahun lagi, namun promosi dan keriaannya sudah terasa begitu luas.

Baca juga : Per April, Pembangunan Venue Asian Games Habiskan Dana Rp 3,7 Triliun

Dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu pun, Presiden mengimbau kepada seluruh pihak yang hadir untuk menciptakan "demam" Asian Games 2018. Salah satu langkah yang dilakukan oleh Polri bersama TNI, tutur Tito, adalah memasang banner atau spanduk Asian Games 2018 di setiap kantor kepolisian maupun TNI.

Selain itu, kantor-kantor swasta pun digandeng untuk memasang banner Asian Games 2018. Pun dibuat film pendek terkait Asian Games 2018 yang ditayangkan baik di bioskop maupun di media sosial.

"Isinya tentang kesiapan Asian Games, venue di Jakarta dan Palembang, tokoh-tokoh yang hadir, dan langkah kepolisian mengamankan," sebut Tito.

Kompas TV Persani harapkan sebuah medali emas dari kelas apa saja yang dipertandingkan.  
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.