Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Kompas.com - 24/04/2018, 00:21 WIB
Terdakwa yaitu Direktur Utama First Travel Andika Surachman (kiri), Direktur First Travel Anniesa Hasibuan (kedua dari kiri), dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan menjalani sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh agen perjalanan umrah First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (14/3/2018). Sidang kali ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum. KRISTIANTO PURNOMOTerdakwa yaitu Direktur Utama First Travel Andika Surachman (kiri), Direktur First Travel Anniesa Hasibuan (kedua dari kiri), dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan menjalani sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh agen perjalanan umrah First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (14/3/2018). Sidang kali ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama First Travel Andika Surachman membantah dirinya dan istri, Anniesa Hasibuan beserta adik iparnya, Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki menikmati uang perusahaan untuk keperluan pribadi mereka.

Rekening perusahaan, menampung uang dari calon jemaah yang mendaftar. Namun, kata dia, apa yang dia gunakan untuk membeli mobil, rumah, perusahaan, hingga jalan-jalan keliling Eropa merupakan gaji yang menjadi haknya.

"Untuk jalan-jalan, beli mobil, tidak menafikan secara global kita alami kerugian. Tapi kami punya hak untuk mendapatkan gaji," ujar Andika dalam sidang di Pengadilan Negeri Depok, Senin (23/4/2018).

(Baca juga: Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah)

Andika membenarkan saat hakim bertanya soal pembelian restoran milik Golden Day di London.

Ia juga membenarkan soal pembelian sejumlah perusahaan sebagai provider visa dan cabang First Travel di daerah.

"Itu dari hak saudara?" tanya hakim.

"Iya. Dari gaji," jawab Andika.

Termasuk rumah mewah Andika dan Anniesa di Sentul City.

"Kita kumpulkan berdua sebagai penghasilan kami," lanjut dia.

Andika mengatakan, selama 2013-2016, ia menerima gaji Rp 1 miliar per bulan. Mulai 2017, pendapatannya turun drastis menjadi Rp 100 juta perbulan.

(Baca juga: Jika Tak Ditangkap, Bos First Travel Merasa Masih Sanggup Berangkatkan Jemaah)

Sementara gaji Anniesa sebesar Rp 500 juta yang hanya dia terima sebanyak enam kali. Selebihnya, Anniesa bekerja di perusahaannya sendiri tanpa dibayar. Sementara adiknya, Kiki, digaji Rp 8-9 juta perbulan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X