Selain Temui SBY, Wiranto Juga Akan Temui Pimpinan Parpol Lain - Kompas.com

Selain Temui SBY, Wiranto Juga Akan Temui Pimpinan Parpol Lain

Kompas.com - 18/04/2018, 15:47 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (27/3/2018).  DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan rencana untuk bertemu dengan pimpinan partai politik lain setelah pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya nanti juga akan berbicara dengan para tokoh politik yang lain termasuk juga pimpinan partai politik yang lain," ujar Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2018).

Namun, ia enggan menjelaskan siapa pimpinan parpol yang akan ia temui selanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wiranto akan membahas situasi politik nasional jelang Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.

(Baca juga: Bambang Soesatyo: Pertemuan Wiranto dengan SBY untuk Mencairkan Suasana)

Selain membahas situasi politik, Wiranto menuturkan, dirinya juga akan menjalin komunikasi politik. Sebab, Wiranto tercatat masih aktif sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.

"Itu namanya komunikasi politik. Dan walaupun saya sekarang ada di pemerintahan, saya juga menjadi bagian dari salah satu partai politik tentu ini merupakan satu pengkayaan pemahaman kondisi politik nasional," ucap Wiranto.

Wiranto mendatangi kediaman SBY di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Rabu (18/4/2018) siang ini.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pertemuan digelar kurang lebih sejak pukul 10.30 WIB. Pertemuan berlangsung sekitar 1 jam 30 menit.

Usai pertemuan, keduanya enggan mengeluarkan pernyataan sedikit pun meski ditanya para awak media yang sudah menunggu di depan kediaman SBY.

(Baca juga: Pertemuan SBY dan Wiranto Bahas Situasi Jelang Pemilu 2019)

Saat ditemui di kantornya, Wiranto mengungkapkan dirinya membahas permasalahan seputar situasi politik nasional.

Dalam pertemuan itu, Wiranto juga meminta pandangan SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat terkait situasi politik nasional.

Menurut Wiranto, pemerintah perlu meminta pandangan dari berbagai pihak dalam menjaga stabilitas politik nasional jelang pemilihan umum (pemilu).


Terkini Lainnya

Kadisorda: Jakmania Sudah Menagih Stadion Sepak Bola

Kadisorda: Jakmania Sudah Menagih Stadion Sepak Bola

Megapolitan
Kompas.com Tersertifikasi dalam Jaringan Internasional Penguji Informasi

Kompas.com Tersertifikasi dalam Jaringan Internasional Penguji Informasi

Nasional
Terpeleset Saat Naik Motor, Dua Remaja Tewas Tertabrak Metro Mini di Koja

Terpeleset Saat Naik Motor, Dua Remaja Tewas Tertabrak Metro Mini di Koja

Megapolitan
Kasus 'Peluru Nyasar' di Gedung DPR RI dan Fakta-fakta di Baliknya...

Kasus "Peluru Nyasar" di Gedung DPR RI dan Fakta-fakta di Baliknya...

Megapolitan
KPK Pertimbangkan Tuntutan Maksimal terhadap Billy Sindoro

KPK Pertimbangkan Tuntutan Maksimal terhadap Billy Sindoro

Nasional
Aksi Cabul Kakek 80 Tahun ke Bocah 8 Tahun Diintip Rekan Korban

Aksi Cabul Kakek 80 Tahun ke Bocah 8 Tahun Diintip Rekan Korban

Regional
Ketika Prasetio Ingin Menjadi Ahok di DPRD DKI...

Ketika Prasetio Ingin Menjadi Ahok di DPRD DKI...

Megapolitan
Tol Bawen-Yogyakarta Ditolak, Ganjar Pranowo Minta Dewan Lakukan Riset Ulang

Tol Bawen-Yogyakarta Ditolak, Ganjar Pranowo Minta Dewan Lakukan Riset Ulang

Regional
Berkas Lengkap, Kasus Pemilik Mercy Tabrak Pemotor di Solo Segera Disidangkan

Berkas Lengkap, Kasus Pemilik Mercy Tabrak Pemotor di Solo Segera Disidangkan

Regional
Berita Populer: Bonus bagi Karyawan yang Tidur hingga Jurnalis Saudi

Berita Populer: Bonus bagi Karyawan yang Tidur hingga Jurnalis Saudi

Internasional
Usulan Dana Saksi Ditanggung APBN Dinilai Bentuk Inkonsistensi DPR

Usulan Dana Saksi Ditanggung APBN Dinilai Bentuk Inkonsistensi DPR

Nasional
Wanti-wanti Mendagri Setelah Ditangkapnya Bupati Bekasi

Wanti-wanti Mendagri Setelah Ditangkapnya Bupati Bekasi

Megapolitan
Caleg Demokrat Dilarang Pasang Gambar Jokowi atau Prabowo di Atribut Kampanye

Caleg Demokrat Dilarang Pasang Gambar Jokowi atau Prabowo di Atribut Kampanye

Regional
Dugaan Pelanggaran Kampanye Videotron Jokowi-Ma'ruf dan Bantahan Tim Kampanyenya

Dugaan Pelanggaran Kampanye Videotron Jokowi-Ma'ruf dan Bantahan Tim Kampanyenya

Megapolitan
12 Kepala Daerah di Riau Dukung Jokowi, Ini Kata Ketua Bawaslu

12 Kepala Daerah di Riau Dukung Jokowi, Ini Kata Ketua Bawaslu

Nasional
Close Ads X