Mekeng Jabat Ketua Fraksi, Airlangga Sebut Golkar Tetap Bersih - Kompas.com

Mekeng Jabat Ketua Fraksi, Airlangga Sebut Golkar Tetap Bersih

Kompas.com - 13/03/2018, 20:18 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) berjabat tangan dengan Sekjen Idrus Marham (kiri), calon Ketua DPR dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo (kedua kanan), Ketua Bidang Kajian Ideologi dan Kebijakan Publik DPP Golkar Happy Bone (kedua kiri) dan Ketua Fraksi Golkar Robert Joppy Kardinal (kanan) seusai pengumuman calon ketua DPR dari Fraksi Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1). Airlangga Hartarto mengumumkan penunjukan Bambang Soesatyo menjadi Ketua DPR hingga 2019 menggantikan Setya Novanto yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww/18WAHYU PUTRO A Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) berjabat tangan dengan Sekjen Idrus Marham (kiri), calon Ketua DPR dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo (kedua kanan), Ketua Bidang Kajian Ideologi dan Kebijakan Publik DPP Golkar Happy Bone (kedua kiri) dan Ketua Fraksi Golkar Robert Joppy Kardinal (kanan) seusai pengumuman calon ketua DPR dari Fraksi Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1). Airlangga Hartarto mengumumkan penunjukan Bambang Soesatyo menjadi Ketua DPR hingga 2019 menggantikan Setya Novanto yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww/18

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto angkat bicara mengenai polemik Melchias Marcus Mekeng menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPR RI menggantikan Robert Kardinal.

Menurut Airlangga, keputusan itu bukan berarti Golkar tidak mendukung pemberantasan korupsi.

Mengingat nama Mekeng adalah salah satu yang diduga terlibat dalam kasus korupsi KTP elektronik, beberapa waktu lalu.

"Kalau Golkar, tetap bersih," ujar Airlangga ketika dijumpai di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Selasa (13/3/2018).


Baca juga : Melchias Markus Mekeng Jadi Ketua Fraksi Golkar di DPR

Jika memang Mekeng ke depan terbukti terlibat perkara korupsi, Airlangga menegaskan, Mekeng harus melakukan sesuai dengan pakta integritas yang sudah ditandatanganinya.

"Kalau ada masalah ya sudah ada pakta integritas. Semua sudah dipertimbangkan ya," ujar Airlangga.

Poin pada pakta integritas yang dimaksud, yakni nomor 6. Bunyinya, "bersedia mengundurkan diri dan atau diberhentikan dari kepengurusan DPP Golkar apabila terlibat kasus narkoba, tindakan pidana korupsi dan atas tindakan pidana lainnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku."

Baca juga : Tiba-tiba Tunjuk Mekeng Jadi Ketua Fraksi, Airlangga Dinilai Tak Bawa Perubahan

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily membenarkan kabar bahwa partainya telah melakukan perombakan posisi Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR.

Ketua Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng ditunjuk sebagai ketua fraksi yang baru menggantikan Robert Kardinal. Surat Keputusan pergantian ketua fraksi diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Fredrich Paulus pada Kamis (8/3/2018).

"Ya betul. SK pergantian Pimpinan FPG DPR RI telah diserahkan Sekjen DPP PG kepada Ketua DPR RI, Pak Bambang Soesatyo," ujar Ace melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Selasa siang.

Kompas TV Sementara, putri ke-4 Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto disebut menjadi calon pimpinan MPR dari Partai Golkar.

 



Close Ads X