Melchias Markus Mekeng Jadi Ketua Fraksi Golkar di DPR

Kompas.com - 13/03/2018, 13:00 WIB
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng usai melapor di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (20/3/2017). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAAnggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng usai melapor di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (20/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily membenarkan kabar bahwa partainya telah melakukan perombakan posisi Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR.

Ketua Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng ditunjuk sebagai ketua fraksi yang baru menggantikan Robert Kardinal. 

Surat Keputusan pergantian ketua fraksi diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Fredrich Paulus pada Kamis (8/3/2018).

"Ya, betul. SK pergantian Pimpinan FPG DPR RI telah diserahkan Sekjen DPP PG kepada Ketua DPR RI, Pak Bambang Soesatyo," ujar Ace melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Selasa (19/3/2018).


Sebelumnya Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan telah menerima SK tersebut dari Sekjen Partai Golkar.

"Pak Lodewijk mengantarkan surat pergantian pemain di Fraksi Partai Golkar dari Robert Kardinal diganti oleh Mekeng sebagai ketua fraksi," ujar Bambang.

Bambang menuturkan, setelah pimpinan DPR menerima SK dilanjutkan dengan pembacaan keputusan perubahan posisi saat Rapat Paripurna DPR.

Ia menegaskan, perubahan tersebut merupakan kewenangan Partai Golkar.

"Nah, mekanisme selanjutnya adalah nanti tinggal dibacakan di rapat paripurna. Sebagai surat yang kita terima, ya selanjutnya sudah otomatis berlaku. Ini kan kewenangan partai," kata Bambang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X