Kompas.com - 05/03/2018, 21:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi, mengaku pernah menerima 30.000 dollar Amerika Serikat dari pengusaha Made Oka Masagung.

Menurut Irvan, uang itu biaya dirinya menjadi calon anggota legislatif.

Hal itu dikatakan Irvanto saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/3/2018). Irvan bersaksi untuk terdakwa Setya Novanto.

"Katanya buat caleg. Saya jadi caleg 2014," kata Irvanto.

Irvanto mengaku sebagai kader Partai Golkar. Terakhir, ia menjabat sebagai wakil bendahara umum Partai Golkar.

Menurut Irvanto, ia pertama kali bertemu Made Oka Masagung di kediaman Setya Novanto.

(Baca juga: Dikonfrontasi dengan Pemberi Uang, Keponakan Setya Novanto Tetap Membantah)

 

Menurut dia, Oka beberapa kali menghadiri acara di rumah mantan Ketua DPR itu.

Saat ini, Irvanto dan Made Oka Masagung telah berstatus tersangka.

Irvanto diduga sejak awal mengikuti proses pengadaan e-KTP melalui perusahaannya yakni, PT Murakabi Sejahtera. Dia juga ikut beberapa kali dalam pertemuan di Ruko Fatmawati bersama tim penyedia barang proyek e-KTP.

Selain itu, menurut KPK, Irvanto diduga mengetahui adanya permintaan fee sebesar 5 persen untuk mempermudah pengurusan anggaran e-KTP. Kemudian, Irvanto diduga menerima total 3,5 juta dollar AS yang diperuntukan kepada Novanto.

Sementara, Made Oka Masagung diduga sebagai perantara suap untuk Setya Novanto.

Kompas TV Irvanto Pambudi dijadikan saksi bersama 9 orang lain.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.