Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/02/2018, 22:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU)/Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi dan Kabupaten/Kota yang menggelar Pilkada Serentak 2018, telah menetapkan bakal pasangan calon yang lolos menjadi pasangan calon peserta Pilkada Serentak 2018, Senin (12/2/2018).

Pilkada Serentak 2018 diikuti oleh 171 daerah yang terdiri dari 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota.

Hampir seluruh provinsi yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2018 telah melakukan penetapan pasangan calon, kecuali Provinsi Papua.

Penetapan pasangan calon peserta pilkada Provinsi Papua mengalami penundaan karena masalah persyaratan orang Papua asli untuk kepala daerah.

Baca juga: Komnas HAM Awasi Pilkada Serentak 2018 karena Rawan Diskriminasi

Berikut adalah daftar pasangan calon peserta pilkada di 16 provinsi yang telah ditetapkan pada hari ini:

1. Sumatera Utara

- Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah: memenuhi syarat (MS)
Pengusung: Nasdem, Gerindra, PAN, Golkar, Hanura, PKS

- Djarot Saiful Hidayat-Sihar PH Sitorus: MS
Pengusung: PDI-P, PPP

2. Riau

- Syamsuar-Edy Nasution: MS
Pengusung: PAN, Nasdem, PKS

- Firdaus-Rusli Effendi: MS
Pengusung: Demokrat, PPP

- Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno: MS
Pengusung: Golkar, PDI-P, Hanura

- Muhamad Lukman Edy-Hardianto: MS
Pengusung: Gerindra, PKB

Baca juga: Calon Tunggal di Pilkada Serentak Didominasi Petahana

3. Sumatera Selatan 

- Ishak Mekki-Yudha Pratomo: MS
Pengusung: PPP, Demokrat, PBB

- Herman Deru-Mawardi Yahya: MS
Pengusung: PAN, Nasdem, Hanura

- Saifudin Aswasi Riva’i-Irwansyah: MS
Pengusung: Gerindra, PKS

- Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramanda Kiemas: MS
Pengusung: Golkar, PDI-P, PKB

4. Lampung

- Mustafa-Ahmad Jajuli: MS
Pengusung: Nasdem, PKS, Hanura

- Herman Hasanusi-Sutono: MS
Pengusung: PDI-P

- Arinal Djunaidi-Chusnunia: MS
Pengusung: Golkar, PKB, PAN

- Muhammad Ridho Ficardo-Bachtiar Basri: MS
Pengusung: Demokrat, Gerindra, PPP

5. Jawa Barat

- Mochamad Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum: MS
Pengusung: Hanura, Nasdem, PKB, PPP

- Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: MS
Pengusung: Golkar, Demokrat

- Sudrajat-Ahmad Syaikhu: MS
Pengusung: PKS, PAN, Gerindra

- Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan: MS
Pengusung: PDI-P

6. Jawa Tengah

- Ganjar pranowo-Taj Yasin: MS
Pengusung: PDI-P, PPP, Demokrat, Nasem

- Sudirman Said-Ida Fauziyah: MS
Pengusung: Gerindra, PAN, PKS, PKB

7. Jawa Timur

- Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto: MS
Pengusung: Demokrat, Nasdem, PAN, Hanura, Golkar, PPP

- Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno: MS
Pengusung: PKB, PDI-P, Gerindra, PKS

8. Bali 

- Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati: MS
Pengusung: PAN, Hanura, PDI-P, PKPI

- Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta: MS
Pengusung: Demokrat, Gerindra, Nasdem, Golkar

9. NTB

- Suhaili Fadil Thohir-Muh Amin: MS
Pengusung: Golkar, Nasdem, PKB

- Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi Djalilah: MS
Pengusung: Demokrat, PKS

- Ahyar Abduh-Mori Hanafi: MS
Pengusung: Gerindra, PPP, PDI-P, PAN, Hanura, PBB

10. NTT

- Esthon Leyloh Foenay-Christian Rotok: MS
Pengusung: Gerindra, PAN

- Benediktus Kabur Harman-Benny Alexande Litelnoni: MS
Pengusung: Demokrat, PKPI, PKS

- Marianus Sae-Emilia Julia Nomleni: MS
Pengusung: PDI-P, PKB

- Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Andreanus Nae Soi: MS
Pengusung: Nasdem, Golkar, Hanura

11. Kalimantan Barat

- Milton Crosby-Boyman Harun: MS
Pengusung: Gerindra, PAN

- Sutarmidji-Ria Norsan: MS
Pengusung: Golkar, Nasdem, PKS, Hanura, PKB

- Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot: MS
Pengusung: PDI-P, Demokrat, PKPI

12. Kalimantan Timur

- Isran Noor-Hadi Mulyadi: MS
Pengusung: PKS, PAN, Gerindra

- Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail: MS
Pengusung: Golkar, Nasdem

- Rusmadi-Safaruddin: MS
Pengusung: PDI-P, Hanura

- Syaharie Ja’ang-Awang Ferdian Hidayat: MS
Pengusung: Demokrat, PPP, PKB

13. Sulawesi Selatan 

- Ichsan Yasin Limpo-Musakkar: MS
Jalur perseorangan/independen

- Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar: MS
Pengusung: PKPI, PKB, Nasdem, Hanura, Golkar

- Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman: MS
Pengusung: PKS, PAN, PDI-P

- Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo: MS
Pengusung: Gerindra, PBB, PPP

14. Sulawesi Tenggara

- Asrun-Hugua: MS
Pengusung: PAN, PDI-P, PKS, Gerindra, Hanura

- Rusda Mahmud-Sjafei Kahar: MS
Pengusung: Demokrat, PPP, PKB

- Ali Mazi-Lukman Abunawas: MS
Pengusung: Golkar, Nasdem

15. Maluku

- Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath: MS
Jalur perseorangan/independen

- Said Assagaff-Anderias Rentanubun: MS
Pengusung: Golkar, PKS, Demokrat

- Murad Ismail-Barnaba Orno: MS
Pengusung: Gerindra, PKB, PDI-P, Nasdem, PKPI, PAN, PPP, Hanura

16. Maluku Utara

- Burhan Abdurahman-Ishak Jamaludin: MS
Pengusung: PKPI, Demokrat, PBB, Nasdem, Hanura, PKB

- Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar: MS
Pengusung: Golkar, PPP

- Muhammad Kasuba-Madjid Husen: MS
Pengusung: PAN, Gerindra, PKS

- Abdul Gani Kasuba-Al Yasin Ali: MS
Pengusung: PKPI, PDI-P

Kompas TV Deklarasi tolak politik uang dan politisasi sara, merupakan komitmen bersama yang bertujuan untuk menciptakan Pilkada Serentak yang bersih dan aman.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Indosurya Divonis Lepas, Mahfud: Kasus Baru Akan Dibuka

Bos Indosurya Divonis Lepas, Mahfud: Kasus Baru Akan Dibuka

Nasional
Pertemuan Jokowi-Surya Paloh di Istana, Reaksi Nasdem, dan Peringatan PDI-P

Pertemuan Jokowi-Surya Paloh di Istana, Reaksi Nasdem, dan Peringatan PDI-P

Nasional
Indonesia Kecam Kekerasan Militer Israel di Jenin yang Tewaskan 9 Warga Sipil

Indonesia Kecam Kekerasan Militer Israel di Jenin yang Tewaskan 9 Warga Sipil

Nasional
Ridwan Kamil dan Iwan Bule Berbaju Merah, Ikuti Senam Sicita PDI-P di Depan Gedung Sate

Ridwan Kamil dan Iwan Bule Berbaju Merah, Ikuti Senam Sicita PDI-P di Depan Gedung Sate

Nasional
Gibran Siap Jadi Cagub, PDI-P: Prestasi sebagai Wali Kota Solo Jadi Bahan Evaluasi

Gibran Siap Jadi Cagub, PDI-P: Prestasi sebagai Wali Kota Solo Jadi Bahan Evaluasi

Nasional
Ribuan Buruh Akan Gelar Demo Tolak Perppu Ciptaker di DPR 6 Februari

Ribuan Buruh Akan Gelar Demo Tolak Perppu Ciptaker di DPR 6 Februari

Nasional
Nasib Malang Ilham Wahyudi, Penjual Burung yang Rekeningnya Diblokir karena Namanya Mirip Tersangka KPK

Nasib Malang Ilham Wahyudi, Penjual Burung yang Rekeningnya Diblokir karena Namanya Mirip Tersangka KPK

Nasional
Ngotot Dorong Sistem Pemilu Tertutup, PDI-P: Banyak Pemimpin Lahir dari Rakyat Biasa

Ngotot Dorong Sistem Pemilu Tertutup, PDI-P: Banyak Pemimpin Lahir dari Rakyat Biasa

Nasional
Mendagri Minta Pemda Kendalikan Harga Barang untuk Cegah Inflasi

Mendagri Minta Pemda Kendalikan Harga Barang untuk Cegah Inflasi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Nasib Pencapresan Anies di Ujung Tanduk | Jaksa Tuding Pengacara Ferdy Sambo Tak Profesional

[POPULER NASIONAL] Nasib Pencapresan Anies di Ujung Tanduk | Jaksa Tuding Pengacara Ferdy Sambo Tak Profesional

Nasional
Tanggal 2 Februari Hari Memperingati Apa?

Tanggal 2 Februari Hari Memperingati Apa?

Nasional
Perlindungan Hukum Rahasia Dagang di Indonesia

Perlindungan Hukum Rahasia Dagang di Indonesia

Nasional
Tanggal 1 Februari Hari Memperingati Apa?

Tanggal 1 Februari Hari Memperingati Apa?

Nasional
Sekjen PDI-P: Kalau Anak Bandung Tak Punya Spirit Guncangkan Dunia, Kita Sia-siakan Sejarah

Sekjen PDI-P: Kalau Anak Bandung Tak Punya Spirit Guncangkan Dunia, Kita Sia-siakan Sejarah

Nasional
KPK Sebut Nilai Manfaat Akan Habis Jika Biaya Haji Tak Dinaikkan

KPK Sebut Nilai Manfaat Akan Habis Jika Biaya Haji Tak Dinaikkan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.