GP Anshor dan Kokam Ajak Pemuda Indonesia Merayakan Perbedaan

Kompas.com - 16/12/2017, 21:50 WIB
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, Selasa (5/9/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, Selasa (5/9/2017).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Gerakan Pemuda Anshor Nahdlatul Ulama ( GP Anshor) dan Komando Angkatan Muda Muhammadiyah ( KOKAM) ajak pemuda-pemuda di Indonesia untuk merayakan perbedaan.

Selain itu, juga mendorong agar pemuda-pemuda bersama-sama mencari persamaan guna membangun Indonesia kedepan lebih baik.

Ketua Kokam PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzhar Simanjuntak mengatakan bahwa bagi Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor perbedaan itu bukanlah sebuah masalah.

"Justru ketika kita berbeda, itu tanda kita berfikir, hanya sekarang bagaimana menyikapi perbedaan itu. Jadi, kita gembirakan saja perbedaan itu," ujar Ketua Kokam PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzhar Simanjuntak usai mengikuti acara Apel Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia di Pelataran Candi Prambanan, Sabtu (16/12/2017).

Kegiatan yang di ikuti Dua organisasi pemuda Islam terbesar di Indonesia ini berlangsung selama dua hari 16 Desember hingga 17 Desember 2017 .

Acara di buka dengan kegiatan Apel Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan dilanjutkan dengan perkemahan.

Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah "Pemuda Hebat Jaga Bumi". Tema ini dipilih menurut Dahnil Anzhar Simanjuntak sebagai pesan kepada Indonesia yang semakin panas karena perubahan iklim. Di sisi lain, secara politik kondisi Indonesia juga semakin panas.

"Ini bukti kami bisa bersilaturahim, negeri ini kurang silaturahim, kalau kata anak muda kurang ngopi. Nah jadi hari ini sebenarnya kami ngopi-ngopi, untuk memastikan kami bisa gotong-royong bareng-bareng, kemudian membentuk yang disebut ikatan hati antara pemuda Islam," urainya.

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan kegiatan merupakan awal dari sebuah langkah besar. Ke depan, akan dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan yang lebih kongkrit dan besar.

"Kita ini terbiasa melihat perbedaan antara satu dengan yang lain, nah dengan kegiatan ini kita akan dorong pemuda-pemuda Indonesia untuk sama-sama mencari persamaan. Kalau kita ketemu persamaannya, mau bikin apa saja bisa, bikin Indonesia lebih baik atau maju bisa , kalau kita sama-sama," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BNPB Sebut Terjadi Anomali akibat Perubahan Iklim

BNPB Sebut Terjadi Anomali akibat Perubahan Iklim

Nasional
8 Hari Operasi Yustisi, Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp 924,17 Juta

8 Hari Operasi Yustisi, Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp 924,17 Juta

Nasional
Sebagian Besar Wilayah Indonesia Akan Memasuki Musim Hujan

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Akan Memasuki Musim Hujan

Nasional
Ilham Saputra Gantikan Arief Budiman Sebagai Plh Ketua KPU

Ilham Saputra Gantikan Arief Budiman Sebagai Plh Ketua KPU

Nasional
UPDATE 22 September: 184.298 Pasien Sembuh dari Covid-19

UPDATE 22 September: 184.298 Pasien Sembuh dari Covid-19

Nasional
UPDATE: 160 Pasien Covid-19 Meninggal dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE: 160 Pasien Covid-19 Meninggal dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 22 September: Tambah 160, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 9.837

UPDATE 22 September: Tambah 160, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 9.837

Nasional
Muhammadiyah Minta Pemerintah Kaji Seluruh Tahapan Pilkada

Muhammadiyah Minta Pemerintah Kaji Seluruh Tahapan Pilkada

Nasional
Positif Covid-19, Ketua KPU Arief Budiman Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto

Positif Covid-19, Ketua KPU Arief Budiman Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto

Nasional
Pilkada 2020 Tetap Digelar, Mahfud: Pemerintah Tak Ingin Ada Kepala Daerah Plt

Pilkada 2020 Tetap Digelar, Mahfud: Pemerintah Tak Ingin Ada Kepala Daerah Plt

Nasional
Kemenkes Jelaskan Tingkat Penularan Covid-19 jika Masyarakat Abai Pakai Masker

Kemenkes Jelaskan Tingkat Penularan Covid-19 jika Masyarakat Abai Pakai Masker

Nasional
MAKI Duga Eks Politikus Nasdem Berupaya Hilangkan Barang Bukti Dalam Perkara Djoko Tjandra

MAKI Duga Eks Politikus Nasdem Berupaya Hilangkan Barang Bukti Dalam Perkara Djoko Tjandra

Nasional
Pilkada di Tengah Pandemi, Pemerintah hingga KPU Dinilai Pertaruhkan Nyawa Rakyat

Pilkada di Tengah Pandemi, Pemerintah hingga KPU Dinilai Pertaruhkan Nyawa Rakyat

Nasional
Kemenko PMK Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian 10 Kali Berturut-turut

Kemenko PMK Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian 10 Kali Berturut-turut

Nasional
UPDATE: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 252.923, Bertambah 4.071

UPDATE: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 252.923, Bertambah 4.071

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X