Kompas.com - 27/10/2017, 17:33 WIB
Sekretaris Mahkamah Agung, Achmad Setyo Pudjoharsoyo saat ditemui di ruang kerjanya, di gedung MA, Jakarta, Jumat (27/10/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRSekretaris Mahkamah Agung, Achmad Setyo Pudjoharsoyo saat ditemui di ruang kerjanya, di gedung MA, Jakarta, Jumat (27/10/2017).
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Mahkamah Agung (MA) akan kembali membuka pendaftaran calon hakim tahun pada tahun 2018 jika kebutuhan sebanyak 1.684 orang hakim tak terpenuhi pada tahun ini.

"Kami akan merekrut kembali untuk tahun 2018-2019. Supaya nanti kebutuhan ini bisa terpenuhi," ujar Sekretaris Mahkamah Agung Achmad Setyo Pudjoharsoyo di Gedung MA, Jakarta, Jumat (27/10/2017).

"Mudah-mudahan tahun depan itu bisa menjaring lebih banyak lagi dibandingkan dari tahun ini," kata dia.

Pudjo mengatakan, dari tahun ke tahun, kebutuhan hakim MA terus meningkat. Oleh karena itu, rekrutmen hakim harus dilakukan.

Baca: MA Keluhkan Minimnya Calon Hakim dari Lulusan PTN

"Setidak-tidaknya dalam tahun ini bisa teralokasi. Karena kebutuhan kami akan hakim terus bertambah mengingat ada yang pensiun, jadi itu untuk mengisi," kata Pudjo.

Menurut Pudjo, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi juga telah memberikan "lampu hijau" terhadap rencana MA tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Insya Allah mulai tahun ini ada rekrutmen terus. Menpan RB sudah sepakat dengan melihat kondisi kelulusan sekarang ini. Jadi perlu ada rekrutmen dan memang kita butuh," kata dia.

Nantinya, hakim-hakim tersebut akan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah terpencil.

"Di daerah yang mungkin untuk menuju lokasi saja membutuhkan perjuangan tersendiri. Ini barangkali yang menjadi hal yang tidak menarik minat (para calon). Nanti mereka akan ditempatkan di Kepulauan Seribu Talaud sana. Nanti ditaruh di ujung Papua sana," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemda Keluhkan Stok Vaksin, Anggota DPR Harap Tak Lama-lama di Gudang Bio Farma

Pemda Keluhkan Stok Vaksin, Anggota DPR Harap Tak Lama-lama di Gudang Bio Farma

Nasional
Banyak Kiai Wafat akibat Covid-19, Wapres Luncurkan Program 'Kita Jaga Kiai'

Banyak Kiai Wafat akibat Covid-19, Wapres Luncurkan Program "Kita Jaga Kiai"

Nasional
Banyak Keluhan soal Stok Vaksin di Daerah, Pemerintah Diminta Gencarkan Lobi ke Produsen

Banyak Keluhan soal Stok Vaksin di Daerah, Pemerintah Diminta Gencarkan Lobi ke Produsen

Nasional
PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini, MPR: Pemerintah Harus Ambil Keputusan Terbaik, Saksama, dan Terukur

PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini, MPR: Pemerintah Harus Ambil Keputusan Terbaik, Saksama, dan Terukur

Nasional
Kejaksaan Anggap Tak Masalah Pinangki Belum Dieksekusi ke Lapas karena Ada di Rutan

Kejaksaan Anggap Tak Masalah Pinangki Belum Dieksekusi ke Lapas karena Ada di Rutan

Nasional
Untuk Putuskan Kelanjutan PPKM Level 4, Pemerintah Harus Perhatikan Angka Kematian Pasien Covid-19

Untuk Putuskan Kelanjutan PPKM Level 4, Pemerintah Harus Perhatikan Angka Kematian Pasien Covid-19

Nasional
Ngabalin Bantah Anggapan Pemerintah Tak Punya Target Penanganan Pandemi

Ngabalin Bantah Anggapan Pemerintah Tak Punya Target Penanganan Pandemi

Nasional
Menteri PPPA Nilai Lembaga Keagamaan Berpengaruh Dukung Tumbuh Kembang Anak

Menteri PPPA Nilai Lembaga Keagamaan Berpengaruh Dukung Tumbuh Kembang Anak

Nasional
PPATK Luncurkan Platform Pertukaran Informasi Cegah Pendanaan Terorisme

PPATK Luncurkan Platform Pertukaran Informasi Cegah Pendanaan Terorisme

Nasional
Mengenal Agama Baha'i yang Dilindungi Konstitusi RI...

Mengenal Agama Baha'i yang Dilindungi Konstitusi RI...

Nasional
Wapres: Tingkatkan  Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Smart City

Wapres: Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Smart City

Nasional
Mengevaluasi Kinerja Menteri Kesehatan

Mengevaluasi Kinerja Menteri Kesehatan

Nasional
Vaksin Dosis Ketiga Khusus Nakes, Masyarakat Diminta Tak Memaksakan Kehendak

Vaksin Dosis Ketiga Khusus Nakes, Masyarakat Diminta Tak Memaksakan Kehendak

Nasional
Kejaksaan Berdalih Pinangki Belum Dieksekusi ke Lapas karena Urusan Teknis

Kejaksaan Berdalih Pinangki Belum Dieksekusi ke Lapas karena Urusan Teknis

Nasional
DKI Catat 372 Kasus Covid-19 dengan Variant of Concern, Delta Masih Mendominasi

DKI Catat 372 Kasus Covid-19 dengan Variant of Concern, Delta Masih Mendominasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X