Rusia Berencana Bangun Pabrik Suku Cadang Sukhoi di Indonesia

Kompas.com - 12/06/2017, 15:08 WIB
Presiden Joko Widodo menaiki pesawat Sukhoi dan mengucapkan selamat hari ulang tahun ke-71 kepada TNI Angkatan Udara di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Minggu (9/4/2017). Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo menaiki pesawat Sukhoi dan mengucapkan selamat hari ulang tahun ke-71 kepada TNI Angkatan Udara di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Minggu (9/4/2017).
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengungkapkan bahwa Rusia berencana membangun pabrik suku cadang pesawat Sukhoi di Indonesia.

Hal itu merupakan imbal dagang dari pembelian pesawat tempur Sukhoi antara Indonesia dan Rusia.

Sementara pihak Rusia tertarik dengan produk karet asal Indonesia.

Adapun nilai imbal dagang yang akan dilakukan dengan Rusia sekitar 600 juta dollar AS.


"Mereka (Rusia) akan buat pabrik di sini untuk suku cadang. Jadi enggak usah dibawa ke Rusia, mahal itu," ujar Ryamizard saat ditemui di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2017).

(baca: Rusia Ingin Barter Sukhoi dengan Karet asal Indonesia)

Menurut Ryamizard, Indonesia akan mendapat keuntungan jika rencana tersebut direalisasikan.

Negara-negara tetangga yang menggunakan Sukhoi akan membeli suku cadang dari pabrik di Indonesia.

"Jadi nanti yang punya Sukhoi seperti Malaysia, perbaikannya akan sama kita," kata Ryamizard.

(baca: Dubes Rusia: Barter Sukhoi dengan Karet Indonesia Masih Didiskusikan)

Sebelumnya, Ryamizard mengonfirmasi bahwa pemerintah Indonesia berniat membeli 10 unit pesawat tempur jenis Su-35 (NATO: Flanker-E) buatan Sukhoi dari Rusia.

Ia menegaskan, proses pembelian pesawat tempur tersebut masih dalam pembahasan dan belum terjadi penandatanganan persetujuan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X