Kompas.com - 26/05/2017, 14:05 WIB
Presiden Joko Widodo menyambut warga yang ingin bersalaman saat jogging di lingkungan sekitar Istana Bogor, Minggu (1/1/2016), dalam vlog yang direkam oleh Kaesang Pangarep. Kaesang Pangarep/ YouTubePresiden Joko Widodo menyambut warga yang ingin bersalaman saat jogging di lingkungan sekitar Istana Bogor, Minggu (1/1/2016), dalam vlog yang direkam oleh Kaesang Pangarep.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemimpin Redaksi Kompas TV Rosiana Silalahi mengajak Presiden Joko Widodo membuat video blog bersama saat wawancara di Istana Bogor, beberapa waktu lalu.

Ia meminta Jokowi untuk memegang smartphone yang sudah dilengkapi stabilizer DJI Osmo.

Alat ini bisa membuat smartphone mengikuti wajah pengguna secara otomatis, sehingga memudahkan bagi para vlogger.

"Coba dong Pak, ajarin. Saya malah enggak bisa nge-vlog loh Pak," kata Rosi sambil menyerahkan smatrphone yang sudah dilengkapi DJI Osmo ke Jokowi.

 

(baca: Ribuan Kodok Milik Jokowi Mati Diterkam Biawak)

Namun, meski sudah beberapa kali nge-vlog, Jokowi justru kebingungan menggunakan alat itu. Rupanya, ini kali pertama Jokowi mengunakannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya tidak memakai alat-alat yang secanggih ini. Saya biasa langsung dari smartphone, HP, yang saya pake langsung. Ini buat saya terlalu canggih banget ini," kata Jokowi.

Rosi akhirnya menukar alat yang dianggap Jokowi terlalu canggih itu dengan smartphone biasa.

"Coba tuker yang kurang (canggih)," kata Rosi ke crew Kompas TV.

(baca: Aktif di Medsos hingga Nge-Vlog, Jokowi Ketularan Kaesang)

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Bekerja Setelah Dilantik, Ini Profil 7 Anggota Komisi Nasional Disabilitas

Mulai Bekerja Setelah Dilantik, Ini Profil 7 Anggota Komisi Nasional Disabilitas

Nasional
[POPULER NASIONAL] Peringatan BMKG soal Potensi Tsunami 8 Meter | Alasan Vaksinasi Menurun karena Banyak Daerah Inginkan Vaksin Sinovac

[POPULER NASIONAL] Peringatan BMKG soal Potensi Tsunami 8 Meter | Alasan Vaksinasi Menurun karena Banyak Daerah Inginkan Vaksin Sinovac

Nasional
Nelayan Indonesia, Australia, dan Riwayat Permasalahan di Perairan

Nelayan Indonesia, Australia, dan Riwayat Permasalahan di Perairan

Nasional
Luhut Sebut Aturan Karantina Luar Negeri Diperpanjang dari 7 Hari Jadi 10 Hari

Luhut Sebut Aturan Karantina Luar Negeri Diperpanjang dari 7 Hari Jadi 10 Hari

Nasional
Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Ketum PKB: 'Reshuffle' Kabinet Masih Sebatas Rumor

Ketum PKB: "Reshuffle" Kabinet Masih Sebatas Rumor

Nasional
Singgung Varian Corona Omicron, Menlu Ungkap 4 Agenda RI Wujudkan Visi 2045

Singgung Varian Corona Omicron, Menlu Ungkap 4 Agenda RI Wujudkan Visi 2045

Nasional
Mensos Ingatkan Guru Ajarkan Siswa Tak 'Bully' Penyandang Disabilitas

Mensos Ingatkan Guru Ajarkan Siswa Tak "Bully" Penyandang Disabilitas

Nasional
Jokowi Lantik Anggota Komnas Disabilitas, Mensos: Beban Saya Turun

Jokowi Lantik Anggota Komnas Disabilitas, Mensos: Beban Saya Turun

Nasional
Polisi Sebut Terduga Teroris di Luwu Timur Pernah Berlatih Pakai Senpi M16

Polisi Sebut Terduga Teroris di Luwu Timur Pernah Berlatih Pakai Senpi M16

Nasional
Kunjungi Kapolri, Jenderal Dudung: Sowan sebagai Pejabat Baru KSAD

Kunjungi Kapolri, Jenderal Dudung: Sowan sebagai Pejabat Baru KSAD

Nasional
Pembukaan Presidensi G20, Jokowi: Saya Undang Para Delegasi Datang ke Indonesia

Pembukaan Presidensi G20, Jokowi: Saya Undang Para Delegasi Datang ke Indonesia

Nasional
Kemenkes Sebut Varian Omicron Sudah Terdeteksi di 23 Negara

Kemenkes Sebut Varian Omicron Sudah Terdeteksi di 23 Negara

Nasional
Mensesneg: Untuk Pertama Kalinya Komnas Disabilitas Dibentuk

Mensesneg: Untuk Pertama Kalinya Komnas Disabilitas Dibentuk

Nasional
UPDATE 1 Desember: 292.143 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa, Positivity Rate PCR 0,76 Persen

UPDATE 1 Desember: 292.143 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa, Positivity Rate PCR 0,76 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.