Dirjen Pajak Batal Bersaksi di Pengadilan Tipikor

Kompas.com - 24/05/2017, 18:26 WIB
Dirjen Pajak, Ken Dwijugiasteadi saat acara buka puasa bersama media di Direktorat Jenderal Pajak di Jakarta, Kamis (30/6/2016). Pramdia Arhando Julianto/Kompas.comDirjen Pajak, Ken Dwijugiasteadi saat acara buka puasa bersama media di Direktorat Jenderal Pajak di Jakarta, Kamis (30/6/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi batal bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (24/5/2017).

Sedianya, Ken akan bersaksi untuk terdakwa mantan Penyidik Pegawai Negeri Sipil pada Direktorat Jenderal Pajak, Handang Soekarno.

"Yang bersangkutan melalui staf bantuan hukumnya menyerahkan surat keterangan tidak dapat hadir," ujar jaksa KPK Moh Takdir, di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Menurut informasi, Ken memiliki agenda lain yaitu menghadiri undangan pertemuan dengan beberapa pejabat.

Dalam surat keterangan yang diserahkan kepada jaksa, Ken menyampaikan kesediaannya untuk bersaksi pada persidangan selanjutnya.

"Pada intinya, dia bersedia hadir lagi sebagai saksi dalam sidang pada 31 Mei 2017," kata Takdir.

Dalam kasus ini, Handang Soekarno, didakwa menerima suap sebesar 148.500 dollar AS atau senilai Rp 1,9 miliar.

Baca: Beda Keterangan Dirjen Pajak dan Saksi soal Adik Ipar Jokowi

Suap tersebut diterima Handang dari Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia, R Rajamohanan Nair.

Menurut jaksa, uang tersebut diberikan agar Handang selaku pejabat di Ditjen Pajak, membantu mempercepat penyelesaian permasalahan pajak yang dihadapi PT EKP.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X