Teten Masduki: Essien Harus "Sowan" Dulu ke Sesepuh Bobotoh

Kompas.com - 15/03/2017, 19:59 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menerima kunjungan bintang baru Persib Bandung, Michael Essien, di ruang kerjanya, Gedung Bina Graha, kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/3). Setkab.go.idKepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menerima kunjungan bintang baru Persib Bandung, Michael Essien, di ruang kerjanya, Gedung Bina Graha, kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/3).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengaku bahwa ia lah yang mengundang bintang baru Persib, Michael Essien ke Istana.

Teten mengundang Essien karena "ngefans" dengan pemain asal Ghana tersebut sejak ia bermain untuk Chelsea. Teten juga merupakan fans Persib Bandung.

"Pas mau kesini, ya harus sowan dulu lah sama sesepuh Bobotoh," kata Teten di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Pertemuan antara Teten dan Essien berlangsung pada Selasa kemarin. Essien turut didampingi oleh manajemen Persib Bandung. Teten mengaku, memang sudah lama mengetahui bahwa Essien akan bergabung dengan tim idolanya.

(Baca: Cerita Essien Sempat Ragu Bergabung dengan Persib gara-gara Bom Panci)

"Saya tahu (Persib) akan membeli Essien itu sudah lama, sebulan lalu lah. Pengurus Persib-nya malah enggak tahu," kata Teten.

Teten mengatakan, bergabungnya Essien ke klub Maung Bandung merupakan suatu kebanggaan tersendiri, tak terkecuali bagi Presiden Joko Widodo.

Teten mengatakan, tidak ada campur tangan pemerintah dalam menghadirkan Essien ke Persib. Namun, lanjut dia, Jokowi sejak awal memang kerap mendorong para investor dan pengusaha untuk masuk ke dalam klub sepak bola.

"Saya kira sudah mulai masuk kan, beberapa pengusaha yang serius. Supaya bolanya bergairah, selain harus dibangun akademi bola kelas dunia, termasuk juga pemain kelas dunia harus masuk di liga kita," ucap Teten.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKN Akui Antiradikalisme Jadi Salah Satu Aspek TWK Pegawai KPK

BKN Akui Antiradikalisme Jadi Salah Satu Aspek TWK Pegawai KPK

Nasional
Kemenag Pelajari Implikasi Putusan MA Terkait Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah

Kemenag Pelajari Implikasi Putusan MA Terkait Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah

Nasional
ICW Nilai Jokowi Perlu Turun Tangan Terkait Polemik Alih Status Pegawai KPK

ICW Nilai Jokowi Perlu Turun Tangan Terkait Polemik Alih Status Pegawai KPK

Nasional
BKN: Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Berbeda dengan TWK CPNS

BKN: Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Berbeda dengan TWK CPNS

Nasional
UPDATE 8 Mei: 8,58 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13,28 Juta Dosis Pertama

UPDATE 8 Mei: 8,58 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13,28 Juta Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 8 Mei: 6.130 Kasus Baru Tersebar di 31 Provinsi, Jabar Tertinggi Capai 2.209

UPDATE 8 Mei: 6.130 Kasus Baru Tersebar di 31 Provinsi, Jabar Tertinggi Capai 2.209

Nasional
UPDATE 8 Mei: Ada 99.003 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 8 Mei: Ada 99.003 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 8 Mei: 74.547 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 8 Mei: 74.547 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE 8 Mei: Tambah 179, Total Pasien Covid-19 Meninggal Capai 46.842

UPDATE 8 Mei: Tambah 179, Total Pasien Covid-19 Meninggal Capai 46.842

Nasional
UPDATE 8 Mei: Tambah 5.494, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.563.917

UPDATE 8 Mei: Tambah 5.494, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.563.917

Nasional
UPDATE 8 Mei: Ada 86.552 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 8 Mei: Ada 86.552 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Buka Peluang Usung Kader pada Pilpres 2024, PAN Tetap Akan Realistis

Buka Peluang Usung Kader pada Pilpres 2024, PAN Tetap Akan Realistis

Nasional
UPDATE 8 Mei: Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.709.762, Bertambah 6.130

UPDATE 8 Mei: Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.709.762, Bertambah 6.130

Nasional
Bamsoet: Apakah Diskusi Bisa Hentikan Kebrutalan KKB di Papua?

Bamsoet: Apakah Diskusi Bisa Hentikan Kebrutalan KKB di Papua?

Nasional
Abraham Samad Duga TWK Bertujuan Singkirkan 75 Pegawai KPK

Abraham Samad Duga TWK Bertujuan Singkirkan 75 Pegawai KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X