Kompas.com - 13/03/2017, 16:30 WIB
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Petani dari kawasan Pegunungan Kendeng, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, kembali melakukan aksi protes di depan Istana Negara, Senin (13/3/2017).

Di tengah panas terik matahari, lima petani yang terdiri dari dua laki-laki dan tiga perempuan, mencor kaki mereka dengan semen sambil melantunkan tembang Jawa "Ibu Bumi".

Aksi dimulai tepat pukul 15.00 WIB. Aksi semen kaki itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap izin lingkungan baru bagi PT. Semen Indonesia yang diteken Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

(Baca: Pupusnya Harapan Kartini Pegunungan Kendeng...)

Dengan terbitnya izin tersebut kegiatan penambangan karst PT. Semen Indonesia di Rembang masih tetap berjalan.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Petani dari kawasan Pegunungan Kendeng, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, kembali melakukan aksi protes dengan menggelar aksi mencor kaki dengan semen di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (13/3/2017). Aksi tersebut mereka lakukan sebagai bentuk protes terhadap izin lingkungan baru bagi PT Semen Indonesia yang diteken Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Kami kembali melakukan aksi protes ini. Sudah beberapa kali kami melakukan aksi menyemen kaki, meminta Presiden Joko Widodo menghentikan operasi Pabrik Semen di Rembang," ujar Koordinator Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng Joko Prianto.

Menurut Joko, lima petani Kendeng ini tidak akan melepaskan belenggu semen dari kaki mereka sampai Jokowi mengabulkan tuntutan.

Mereka meminta Presiden Jokowi segera mencabut izin lingkungan yang dikeluarkan oleh Ganjar dan menghentikan kegiatan penambangan karst oleh pabrik semen yang dinilai merusak lingkungan.

"Aksi semen kaki ini adalah gambaran apa yang dialami oleh para petani di Pegunungan Kendeng. Hidup mereka telah terbelenggu dengan keberadaan pabrik semen yang merusak alam," ucap Joko.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Petani dari kawasan Pegunungan Kendeng, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, kembali melakukan aksi protes dengan menggelar aksi mencor kaki dengan semen di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (13/3/2017). Aksi tersebut mereka lakukan sebagai bentuk protes terhadap izin lingkungan baru bagi PT Semen Indonesia yang diteken Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Pada 5 Oktober 2016 Mahkamah Agung mengeluarkan Putusan Peninjauan Kembali Nomor 99 PK/TUN/2016 yang mengabulkan Gugatan Petani Kendeng dan mencabut Izin Lingkungan Pembangunan dan Pertambangan Pabrik PT. Semen Indonesia di Kabupaten Rembang.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah-DPR Sepihak Bentuk Provinsi Baru di Papua, Ketua MRP: Saya Lelah

Pemerintah-DPR Sepihak Bentuk Provinsi Baru di Papua, Ketua MRP: Saya Lelah

Nasional
Makna di Balik Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina

Makna di Balik Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina

Nasional
3 Provinsi Baru di Papua Disahkan: Antara Mitos Kesejahteraan dan Kuasa Jakarta di Bumi Cenderawasih

3 Provinsi Baru di Papua Disahkan: Antara Mitos Kesejahteraan dan Kuasa Jakarta di Bumi Cenderawasih

Nasional
BERITA FOTO: Suasana Pertemuan Jokowi dan Vladimir Putin di Kremlin

BERITA FOTO: Suasana Pertemuan Jokowi dan Vladimir Putin di Kremlin

Nasional
Temui Zelensky-Putin, Jokowi Dinilai Ingin Dikenang sebagai Pemimpin yang Damaikan Konflik

Temui Zelensky-Putin, Jokowi Dinilai Ingin Dikenang sebagai Pemimpin yang Damaikan Konflik

Nasional
DPR Sebut Ada Wacana Pembentukan Badan Pengawas untuk Ganja Medis

DPR Sebut Ada Wacana Pembentukan Badan Pengawas untuk Ganja Medis

Nasional
Prabowo Sambut Kedatangan Jokowi di Bandara Abu Dhabi Usai dari Eropa

Prabowo Sambut Kedatangan Jokowi di Bandara Abu Dhabi Usai dari Eropa

Nasional
Tingginya Biaya Politik dan Potensi Korupsi yang Ditimbulkan...

Tingginya Biaya Politik dan Potensi Korupsi yang Ditimbulkan...

Nasional
Dewas KPK Gelar Sidang Etik Lili Pintauli pada 5 Juli

Dewas KPK Gelar Sidang Etik Lili Pintauli pada 5 Juli

Nasional
Menlu Negara G20 Bakal Hadiri Pertemuan Para Menlu, Mayoritas secara Fisik

Menlu Negara G20 Bakal Hadiri Pertemuan Para Menlu, Mayoritas secara Fisik

Nasional
Melihat Alasan Jokowi 'Nekat' Datangi Rusia dan Ukraina di Tengah Perang

Melihat Alasan Jokowi "Nekat" Datangi Rusia dan Ukraina di Tengah Perang

Nasional
RI-UEA Teken Protokol Kerja Sama Pengembangan Industri Pertahanan

RI-UEA Teken Protokol Kerja Sama Pengembangan Industri Pertahanan

Nasional
Tiba di Abu Dhabi, Jokowi Segera Bertemu Investor dan Pebisnis UEA

Tiba di Abu Dhabi, Jokowi Segera Bertemu Investor dan Pebisnis UEA

Nasional
'Yang Bisa Menghentikan Saya Cuma Satu, Allah SWT, Melalui Kematian'

"Yang Bisa Menghentikan Saya Cuma Satu, Allah SWT, Melalui Kematian"

Nasional
Indonesia Resmi Miliki 37 Provinsi, Ini Daftar Lengkapnya

Indonesia Resmi Miliki 37 Provinsi, Ini Daftar Lengkapnya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.