Kompas.com - 03/09/2016, 18:44 WIB
Matheus Lima memegang anaknya, Pietro, berumur 2 bulan, yang menderita mikrosefali diduga dampak virus Zika akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti, di Salvador, Brasil, 28 Januari 2016. AFP / CHRISTOPHE SIMONMatheus Lima memegang anaknya, Pietro, berumur 2 bulan, yang menderita mikrosefali diduga dampak virus Zika akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti, di Salvador, Brasil, 28 Januari 2016.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IX DPR John Kennedy Azis menilai langkah Kementerian Sosial dalam menanggulangi masuknya virus Zika ke tanah air sudah tepat. Beberapa di antaranya dengan menerbitkan travel advisory dan memperketat pemeriksaan di pintu masuk orang asing ke Indonesia.

Menurut John, perlu sejumlah hal yang perlu ditingkatkan dalam rangka antisipasi jika di kemudian hari virus Zika masuk ke Indonesia.

"Misalnya stok obat-obatan, penanggulangannya, tenaga kesehatan, kalau seandainya ada ada warga negara kita atau warga negara lain berkunjung dan terjangkit. Jadi sudah dipersiapkan hal-hal berkaitan penanganan dan penanggulangan virus Zika," kata John di sela acara Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) untuk pemenangan Pemilu Partai Golkar di Jakarta, Sabtu (3/9/2016).

Ia menambahkan, dalam rapat dengar pendapat Komisi IX dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beberapa waktu lalu, pihaknya juga sudah mengingatkan hal tersebut kepada Kemenkes agar berhati-hati terhadap ancaman virus tersebut.

"Ini pekerjaan kita bersama," kata Politisi Partai Golkar itu. Terkait menyebarnya virus Zika di Singapura, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura merilis informasi daerah-daerah di Singapura yang menjadi area terdampak virus Zika, seperti daerah Aljunied Crescent/Sims Drive.

KBRI Singapura menyampaikan bahwa daerah Aljunied Crescent/Sims Drive telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Singapura sebagai area terdampak Zika, menurut keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Sementara itu, daerah-daerah yang ditentukan sebagai area yang berpotensi terpapar Zika, antara lain Khatib Camp, Sembawang Drive, Kranji Road, Joo Chiat Place, Senoko South Road, Toh Guan East Lor 101, Changi serta Bedok North Avenue.

Selanjutnya, pihak KBRI Singapura akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Singapura untuk memonitor perkembangan terkait Zika.

Sehubungan dengan meningkatnya kasus penyakit virus Zika di Singapura, KBRI Singapura mengimbau seluruh masyarakat Indonesia yang berada di Singapura untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera menemui dokter bila menemukan gejala terjangkit virus Zika.

Bagi warga Indonesia yang mengalami gejala terjangkit virus Zika, KBRI Singapura mengimbau agar segera melakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan terdekat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Covid-19: Harga Vaksin Gotong Royong Masih Dibahas

Satgas Covid-19: Harga Vaksin Gotong Royong Masih Dibahas

Nasional
MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

Nasional
Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Nasional
Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Klaim Situasi Terkendali

Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Klaim Situasi Terkendali

Nasional
Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Nasional
Cerita Jokowi Tak Bisa Realisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Sejak Jabat Wali Kota

Cerita Jokowi Tak Bisa Realisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Sejak Jabat Wali Kota

Nasional
Pekerja Asing Bisa Ikut Vaksinasi Gotong Rotong, Ini Syaratnya

Pekerja Asing Bisa Ikut Vaksinasi Gotong Rotong, Ini Syaratnya

Nasional
Anggota Komisi I: Tidak Boleh Ada Tindakan Rasialisme terhadap Warga Papua

Anggota Komisi I: Tidak Boleh Ada Tindakan Rasialisme terhadap Warga Papua

Nasional
Kadin: Industri Manufaktur di Jabodetabek Prioritas Vaksinasi Gotong Royong

Kadin: Industri Manufaktur di Jabodetabek Prioritas Vaksinasi Gotong Royong

Nasional
Wujudkan Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan, Risma Dapat Acungan Dua Jempol dari Jokowi

Wujudkan Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan, Risma Dapat Acungan Dua Jempol dari Jokowi

Nasional
KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip

Nasional
UPDATE 6 Mei: 8.317.944 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 12.995.710 Dosis Pertama

UPDATE 6 Mei: 8.317.944 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 12.995.710 Dosis Pertama

Nasional
Bio Farma: 1 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Sudah Diterima, Setengahnya Donasi dari UEA

Bio Farma: 1 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Sudah Diterima, Setengahnya Donasi dari UEA

Nasional
UPDATE 6 Mei: Sebaran 5.647 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

UPDATE 6 Mei: Sebaran 5.647 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

Nasional
Pelabelan Teroris pada KKB Dinilai Tak Akan Bermasalah di Dunia Internasional

Pelabelan Teroris pada KKB Dinilai Tak Akan Bermasalah di Dunia Internasional

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X