Kompas.com - 14/12/2015, 16:02 WIB
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Perlawanan berbagai pihak terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi diibaratkan pendekar baik yang dikepung oleh pendekar hitam.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, saat ini KPK tengah mengalami penganiayaan politik dengan berbagai indikasi pelemahan.

"Saat ini terlihat seperti penganiayan politik terhadap KPK. Pendekar hitam ini sedang bersekongkol melawan pendekar baik," ujar Haedar dalam diskusi di Jakarta, Senin (14/12/2015).

"Tidak perlu dilawan sampai habis, tapi terhuyung-huyung," ujarnya.

Haedar menganggap wajar jika banyak pihak yang memusuhi KPK dan melemahkan fungsinya.

Beberapa di antaranya, dengan merevisi Undang-Undang KPK dan kriminalisasi terhadap pimpinan dan penyidiknya.

Apalagi, kata Haedar, pelaku korupsi begitu masif dalam struktur kehidupan masyarakat.

"Biasalah, kalau nahi munkar (mencegah kemungkaran) banyak yang tidak suka. Korupsi kan satu bentuk nyata dari kemungkaran," kata Haedar.

Haedar mengaku kerap mengamati pernyataan elite politik mengenai KPK. Ternyata, kata dia, banyak yang tidak menghendaki keberadaan KPK.

Bahkan, banyak yang mendorong agar KPK segera mengakhiri keberadaannya.

"Pelakunya (korupsi) banyak, temannya lebih banyak lagi. Setiap KPK bergerak menangkap orang, selalu berlawanan dari sejumlah pihak. Efek baliknya kriminalisasi," kata Haedar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.