Gatot Benarkan Ada Pertemuan dengan Sejumlah Pihak di DPP Nasdem

Kompas.com - 25/09/2015, 17:55 WIB
Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho bersama istrinya, Evy Susanti, tiba di kantor KPK, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2015). Gatot dan Evy diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap kepada hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Medan (PTUN). TRIBUNNEWS / HERUDINGubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho bersama istrinya, Evy Susanti, tiba di kantor KPK, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2015). Gatot dan Evy diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap kepada hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Medan (PTUN).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho membenarkan adanya pertemuan dia dengan sejumlah pihak di Kantor DPP Nasdem di Jakarta. Namun, ia enggan menyebutkan siapa saja yang terlibat dalam pertemuan tersebut.

"Tanya penyidik saja, tapi yang jelas ada pertemuan," ujar Gatot di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Saat ditanya lebih jauh mengenai tujuan pertemuan, Gatot enggan menjawabnya.

Pertemuan di Kantor DPP Nasdem itu juga dibenarkan oleh Evy Susanti, istri Gatot. "Yang jelas ada Wagub (Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi) dan bapak (Gatot)," kata Evy.

KPK menduga menduga ada pertemuan antara Gatot dengan sejumlah petinggi Partai Nasdem di Kantor Dewan Pimpinan Pusat. Pertemuan tersebut ditengarai untuk "mengamankan" kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial yang ditangani Kejaksaan.

Hal tersebut terungkap dari mantan pengacara Gatot dan Evy, Razman Arief Nasution, yang membeberkan adanya pertemuan Gatot dan Evy dengan Erry, pengacara Otto Cornelis Kaligis, dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Kantor Nasdem.

Saat itu, Razman mengatakan, pertemuan dimaksudkan untuk mengislahkan Gatot dan Erry yang berselisih karena mencuatnya penyelidikan korupsi bansos di Sumut. Upaya tersebut diinisiasi oleh Kaligis selaku Ketua Mahkamah Partai Nasdem saat itu.

Untuk mengkonfirmasi pertemuan itu, KPK telah memeriksa Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Patrice Rio Capella. Namun, seusai diperiksa, ia enggan memberikan keterangan terkait pemeriksaannya. (Baca: Usai Diperiksa KPK, Sekjen Partai Nasdem Bergegas Pergi)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X