Jaksa Agung Prasetyo Gandeng Aktivis untuk Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Kompas.com - 21/11/2014, 15:05 WIB
Jaksa Agung HM Prasetyo berbicara kepada wartawan sebelum ia memasuki kantornya di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (21/11/2014) pagi. KOMPAS.com/FATHUR ROCHMANJaksa Agung HM Prasetyo berbicara kepada wartawan sebelum ia memasuki kantornya di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (21/11/2014) pagi.
|
EditorBayu Galih


JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan Kejaksaan Agung akan menggandeng aktivis Hak Asasi Manusia untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi di Indonesia. Menurut Prasetyo, Kejaksaan Agung tidak bisa menyelesaikan permasalahan tersebut sendirian.

"Kami akan undang aktivis HAM agar mereka bisa beri masukan pada kita," ujar Prasetyo, di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Prasetyo mengatakan, para aktivis HAM tersebut akan diajak berdiskusi untuk mengungkap dan menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat. Dengan pertemuan tersebut, dia berharap kasus pelanggaran HAM yang selama ini seperti berjalan ditempat bisa terselesaikan. "Agar semuanya jadi terbuka," ucap Prasetyo.

Prasetyo menambahkan, selain menggandeng aktivis HAM, peran dari DPR, Jajaran Komnas HAM, dan pihak pengadilan, juga sangat diperlukan dalam rangka menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia.

"Ini bukan hanya tanggung jawab Kejaksaan, tetapi tanggung jawab kita semua," ucap Prasetyo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Nasional
Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Nasional
Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Nasional
Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Nasional
Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Nasional
Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Nasional
UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

Nasional
Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Nasional
Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Nasional
 UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

Nasional
Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Nasional
UPDATE: 41,02 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

UPDATE: 41,02 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 25 September: Ada 44.071 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 25 September: Ada 44.071 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.