Kompas.com - 16/10/2014, 09:46 WIB
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
- Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR Victor Laiskodat mengkritik rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyambut Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, seusai pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2014-2019. Menurut Victor, SBY tak lagi memiliki kewenangan di Istana setelah Jokowi dilantik menjadi Presiden RI.

"Enggak mungkin, pasti ditolak rencana itu," kata Victor, di Kompleks Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Victor mengatakan, setelah Jokowi dilantik pada Senin (20/10), saat itu juga masa jabatan SBY sebagai presiden telah selesai. Ia menilai berlebihan jika SBY benar-benar akan menyambut Jokowi di tempat yang sebenarnya tak lagi diperuntukkan pada SBY.

"Setelah Jokowi dilantik, SBY bukan siapa-siapa lagi. SBY enggak bisa menyambut Jokowi di Istana, harusnya Panglima TNI yang menyambut Jokowi," ujarnya.

SBY akan menggelar penyambutan untuk Jokowi di Istana Negara dalam seremoni yang dikemas secara militer. Penyambutan itu direncanakan pada Senin petang, setelah Jokowi dilantik menjadi presiden pada pagi harinya. (baca: Begini Cara SBY Sambut Jokowi di Istana pada 20 Oktober)

Rencana SBY menggelar penyambutan untuk Jokowi di Istana Negara itu mengundang tanya. Setelah pelantikan presiden di MPR pada hari itu, SBY bukan lagi tuan rumah di Istana Negara.

"Agak aneh (rencana penyambutan itu). Pak Jokowi sudah dilantik (menjadi presiden). SBY sebagai apa (saat menggelar penyambutan Jokowi itu)?" tanya Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Saldi Isra, Kamis.

"Ketika (Jokowi) sudah dilantik, kuasa sudah berpindah dan tuan rumah (di Istana Negara) adalah Jokowi," ujar Saldi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.