Kompas.com - 10/07/2014, 18:50 WIB
Pemred dan redaktur AMBARANIE NADIA K.MPemred dan redaktur "Obor Rakyat", Setyardi Budiono (kiri) dan Darmawan Sepriyossa di Bareskrim Polri, Rabu (2/7/2014)
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com — Redaktur tabloid Obor Rakyat, Darmawan Sepriyossa, memenuhi panggilan kedua penyidik Badan Reserse Kriminal Polri setelah absen di panggilan pertama pada 7 Juli lalu. Ia diperiksa oleh penyidik selama lebih dari empat jam.

Selama pemeriksaan lebih dari empat jam tersebut, Darmawan mengaku dicecar pertanyaan setebal 23 halaman tanpa spesifik menjelaskan jumlah pertanyaannya.

"Banyak, 23 halaman. Entah berapa pertanyaan tadi. Puluhan (pertanyaan)-lah," ujar Darmawan seusai diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (10/7/2014).

Darmawan menuturkan, substansi pertanyaan seputar undang-undang pers yang disangkakan kepadanya dan Pemimpin Redaksi Obor Rakyat Setyardi Budiono mengenai pers yang tidak berbadan hukum. Namun, ia enggan menyebut lebih jauh terkait pertanyaan yang ditanyakan penyidik.

"Itu saja. Hari ini melengkapi saja. Tadi sudah selesai semua. Hal-hal yang lain, yang teknis, tanyakan penyidik," kata Darmawan.

Bareskrim Polri menetapkan Setyardi dan Darmawan sebagai tersangka atas terbitnya tabloid Obor Rakyat pada Jumat (4/7/2014). Mereka dijerat Pasal 18 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 9 Undang-undang No 40 Tahun 1999 tentang pers. Setyardi dan Darmawan dianggap menyalahi undang-undang tersebut karena Obor Rakyat tidak memiliki badan hukum sehingga terancam sanksi denda maksimal Rp 100 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.