Ini Syarat dan Prosedur Sepeda Motor Bisa Ikut Angkutan Mudik Gratis Kemenhub

Kompas.com - 02/07/2014, 07:43 WIB
Calon pemudik henak mendaftar mudik gratis di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2014). Kementerian Perhubungan membuka pendaftaran mudik gratis bagi pengendara motor hingga 16 Juli mendatang. Program tersebut digelar untuk menekan jumlah pemudik sepeda motor yang rawan kecelakaan. KOMPAS/LUCKY PRANSISKACalon pemudik henak mendaftar mudik gratis di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2014). Kementerian Perhubungan membuka pendaftaran mudik gratis bagi pengendara motor hingga 16 Juli mendatang. Program tersebut digelar untuk menekan jumlah pemudik sepeda motor yang rawan kecelakaan.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com -  Kementerian Perhubungan menyediakan truk dan bus gratis bagi para pemudik yang hendak membawa serta sepeda motor. Pendaftaran sudah dibuka. Namun, ada syaratnya.

"Motor harus sesuai syarat. Sepeda motor jangan yang modifikasi karena sulit dalam penataan. Motor juga jangan ada boks, terutama di kanan-kiri motor," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, JA Barata, Selasa (1/7/2014).

Berikut ini adalah persyaratan rinci untuk sepeda motor yang bisa dibawa memakai angkutan gratis dari kementerian ini:

- Tidak boleh ada modifikasi atau aksesoris tambahan.
- Kaca spion wajib dilepas dan dibawa pemilik atau pemudik.
- Jumlah helm sesuai dengan kebutuhan, dibawa oleh pemilik pada saat mudik.
- Harus ada penyangga atau standar tengah (standar dua).
- Harus dilengkapi dengan pegangan belakang.
- Tangki bensin harus kososng dan kering saat akan diangkut. Di tempat tujuan akan disediakan masing-masing satu liter bensin untuk setiap sepeda motor.
- Kunci sepeda motor diberikan kepada petugas ekspedisi atau panitia pelaksana.
- Memiliki SIM dan STNK yang masih berlaku atas nama yang sama.
- Wajib membawa STNK, SIM, dan KTP asli beserta masing-masing dua lembar fotokopiannya.
- Mengisi formulir pendaftaran.

Apabila calon pemudik membawa anak berusia di bawah lima tahun, persyaratan ditambah dengan menyertakan fotokopi kartu keluarga pada saat pengisian formulir pendaftaran.

Kementerian Perhubungan juga menegaskan setiap sepeda motor yang diangkut dengan layanan ini hanya bisa menyertakan dua orang dewasa dan satu balita.

Para calon pemudik yang sudah mendaftarkan diri memanfaatkan angkutan gratis beserta sepeda motornya ini, diminta melakukan daftar ulang pada hari keberangkatan, maksimal tiga jam sebelum waktu keberangkatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun sepeda motor yang akan dibawa serta mudik ke kampung halaman dan diangkut memakai layanan gratis ini, harus sudah diserahkan kepada petugas pada 21 dan 22 Juli 2014, di halaman parkir sisi selatan Kantor Perum Bulog Divre DKI Jakarta, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Utara. Penyerahan sepeda motor diterima pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Untuk pemberangkatan sepeda motor ini akan dilakukan dari halaman parkir tersebut pada Rabu (23/7/2014) pukul 10.00 WIB. Adapun para pemudik pemilik sepeda motor itu akan diberangkatkan dari Lapangan Monumen Nasional lewat pintu Barat Daya, pada Kamis (24/7/2014) pukul 10.00 WIB.

Setiba di kota tujuan, para pemudik dapat mengambil sepeda motor masing-masing di Kantor Dinas Perhubungan atau terminal yang sudah ditentukan. Beberapa kota dilayani sekaligus dengan angkutan darat gratis untuk pemudik bersepeda motor gratis ini.

Kota-kota itu adalah Tasikmalaya, Cilacap, Purwokerto, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Yogyakarta, Solo, dan Wonogiro. Khusus dari Solo, Jawa Tengah, akan ada fasilitas gratis serupa dalam rangkaian arus balik Lebaran, pada 1 Agustus 2014.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres: RI Berpotensi Jadi Negara Terbesar Sektor Ekonomi Syariah

Wapres: RI Berpotensi Jadi Negara Terbesar Sektor Ekonomi Syariah

Nasional
MKD Sebut Pergantian Kursi Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Jadi Wewenang Golkar

MKD Sebut Pergantian Kursi Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Jadi Wewenang Golkar

Nasional
Dapat Motor Roda Tiga dari Kemensos, Sucipto: Alhamdulillah, Saya Senang Sekali

Dapat Motor Roda Tiga dari Kemensos, Sucipto: Alhamdulillah, Saya Senang Sekali

Nasional
Cerita Eks Sopir Saat Jokowi Dorong Mobil Mogok Ketika Tinjau Banjir

Cerita Eks Sopir Saat Jokowi Dorong Mobil Mogok Ketika Tinjau Banjir

Nasional
Golkar Siapkan Nama Wakil Ketua DPR Pengganti Azis Syamsuddin

Golkar Siapkan Nama Wakil Ketua DPR Pengganti Azis Syamsuddin

Nasional
Golkar Tawarkan Bantuan Hukum pada Azis Syamsuddin yang Tersandung Kasus Dugaan Suap

Golkar Tawarkan Bantuan Hukum pada Azis Syamsuddin yang Tersandung Kasus Dugaan Suap

Nasional
Kompolnas: Polri Harus Evaluasi Strategi Keamanan di Papua Pasca Penyerangan Puskemas Kiwirok

Kompolnas: Polri Harus Evaluasi Strategi Keamanan di Papua Pasca Penyerangan Puskemas Kiwirok

Nasional
Azis Syamsuddin Nyatakan Mundur dari Jabatan Wakil Ketua DPR

Azis Syamsuddin Nyatakan Mundur dari Jabatan Wakil Ketua DPR

Nasional
Wapres: Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Produk Halal Terbesar Dunia, tapi Belum Dioptimalkan

Wapres: Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Produk Halal Terbesar Dunia, tapi Belum Dioptimalkan

Nasional
Komnas HAM Bernegosiasi dengan KKB Untuk Evakuasi Nakes Gerald Sokoy

Komnas HAM Bernegosiasi dengan KKB Untuk Evakuasi Nakes Gerald Sokoy

Nasional
Terjadi Pembakaran Mimbar Masjid di Makassar, JK Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Terjadi Pembakaran Mimbar Masjid di Makassar, JK Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Nasional
Wapres: Tak Boleh Lagi Bertumpu pada SDA, tapi SDM yang Kuasai Riset dan Inovasi

Wapres: Tak Boleh Lagi Bertumpu pada SDA, tapi SDM yang Kuasai Riset dan Inovasi

Nasional
Pemerintah Diharapkan Jamin Keamanan Nakes di Daerah Konflik

Pemerintah Diharapkan Jamin Keamanan Nakes di Daerah Konflik

Nasional
Menlu Harap Negara-negara Lain Pertimbangkan Indonesia Keluar dari Red List Dunia

Menlu Harap Negara-negara Lain Pertimbangkan Indonesia Keluar dari Red List Dunia

Nasional
Komnas HAM Minta Polda Tingkatkan Jaminan Keamanan untuk Nakes di Papua

Komnas HAM Minta Polda Tingkatkan Jaminan Keamanan untuk Nakes di Papua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.