Jokowi Janji Bangun Rumah Sakit di Kabupaten Kubu Raya Kalbar

Kompas.com - 23/06/2014, 20:11 WIB
Calon presiden Joko Widodo saat tiba di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (23/6/2014). KOMPAS.com/Indra AkuntonoCalon presiden Joko Widodo saat tiba di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (23/6/2014).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

KUBU RAYA - Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji membangun rumah sakit di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, jika terpilih pada Pemilu Presiden 2014. Hal itu disampaikan Jokowi saat kampanye di hadapan pendukungnya, di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (23/6/2014).

Janji itu dilontarkan Jokowi saat memperkenalkan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Saat itu, ada yang mengingatkannya bahwa di Kabupaten Kubu Raya belum ada rumah sakit.

"Belum ada rumah sakit ya? Oiya, kabupaten baru, untung diingetin. Ya, nanti ya," kata Jokowi.

Tak hanya berjanji, Jokowi juga meminta warga mengingatkannya untuk merealisasikan pembangunan rumah sakit di Kabupaten Kubu Raya jika terpilih sebagai presiden. Ia mengatakan, warga yang kurang mampu akan dibantu biaya pengobatannya dengan program KIS.

"Nanti tolong diingetin, kalau pemimpinnya lupa, rakyatnya harus ngingetin," ujarnya.

Kabupaten Kubu Raya merupakan wilayah pemekaran. Pemekaran kabupaten ini secara resmi berlaku sekitar tujuh tahun lalu. Di wilayah ini, banyak penduduk rantau dan transmigran dari Pulau Jawa. 

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perahu Tak Cukup untuk Evakuasi Warga, Ketua RW 03 Cipinang Melayu: Butuhnya 6

3 Perahu Tak Cukup untuk Evakuasi Warga, Ketua RW 03 Cipinang Melayu: Butuhnya 6

Nasional
Seleksi Calon Dirut TVRI Dihentikan Sementara

Seleksi Calon Dirut TVRI Dihentikan Sementara

Nasional
Istana Sempat Kebanjiran, Menteri PUPR: Di Mana Banjirnya? Enggak Ada

Istana Sempat Kebanjiran, Menteri PUPR: Di Mana Banjirnya? Enggak Ada

Nasional
Benny Tjokro Klaim Keterlibatan Sahamnya di Jiwasraya Hanya Sekitar 2 Persen

Benny Tjokro Klaim Keterlibatan Sahamnya di Jiwasraya Hanya Sekitar 2 Persen

Nasional
BMKG Sudah Ingatkan soal Cuaca Ekstrem ke Pemerintah Daerah

BMKG Sudah Ingatkan soal Cuaca Ekstrem ke Pemerintah Daerah

Nasional
Ini Kata MA soal Larangan Wartawan Mengambil Gambar Saat Sidang

Ini Kata MA soal Larangan Wartawan Mengambil Gambar Saat Sidang

Nasional
Dicecar soal Salah Ketik Omnibus Law Cipta Kerja, Yasonna: Dimasukkan ke DIM Saja

Dicecar soal Salah Ketik Omnibus Law Cipta Kerja, Yasonna: Dimasukkan ke DIM Saja

Nasional
Berkat Bunyi Toa, Warga Cipinang Melayu Lebih Siap Hadapi Banjir

Berkat Bunyi Toa, Warga Cipinang Melayu Lebih Siap Hadapi Banjir

Nasional
Hujan Sejak Dini Hari, RSCM Sempat Terendam Banjir

Hujan Sejak Dini Hari, RSCM Sempat Terendam Banjir

Nasional
Belum Ada Respons Pemerintah soal Outbreak Corona di Korsel, Anggota DPR: Pemerintah Hadapi Situasi Tak Mudah

Belum Ada Respons Pemerintah soal Outbreak Corona di Korsel, Anggota DPR: Pemerintah Hadapi Situasi Tak Mudah

Nasional
Ketua RW 03 Cipinang Melayu: Banjir Kali Ini Paling Besar dan Dua Kali

Ketua RW 03 Cipinang Melayu: Banjir Kali Ini Paling Besar dan Dua Kali

Nasional
Ini Penjelasan BMKG soal Cuaca Ekstrem di Jabodetabek

Ini Penjelasan BMKG soal Cuaca Ekstrem di Jabodetabek

Nasional
Kepada Menlu, WHO Minta Indonesia Terus Siaga dengan Sebaran Virus Corona

Kepada Menlu, WHO Minta Indonesia Terus Siaga dengan Sebaran Virus Corona

Nasional
Sebut Perempuan Bisa Hamil di Kolam Renang, Sitty Belum Disanksi KPAI

Sebut Perempuan Bisa Hamil di Kolam Renang, Sitty Belum Disanksi KPAI

Nasional
Wapres Ma'ruf: Pemilu Jangan jadi Sumber Perpecahan dan Permusuhan

Wapres Ma'ruf: Pemilu Jangan jadi Sumber Perpecahan dan Permusuhan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X