Pengamat: Rekrut Rusdi Kirana, PKB Kesulitan Dana untuk Pemilu

Kompas.com - 13/01/2014, 11:46 WIB
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar saat menetapkan Presiden Direktur Lion Air, Rusdi Kirana, sebagai Wakil Ketua Umum DPP PKB, di Jakarta, Minggu (12/1/2014). KOMPAS.com/Indra AkuntonoKetua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar saat menetapkan Presiden Direktur Lion Air, Rusdi Kirana, sebagai Wakil Ketua Umum DPP PKB, di Jakarta, Minggu (12/1/2014).
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
- Partai Kebangkitan Bangsa merekrut Direktur Utama Lion Grup Rusdi Kirana sebagai Wakil Ketua Umum DPP PKB. Perekrutan Rusdi itu dinilai karena partai berbasis Islam itu tengah mengalami kesulitan keuangan menjelang pemilu 2014.

Pengamat politik Hanta Yudha mengatakan, seluruh partai Islam saat ini tengah dilanda dua persoalan klasik. Pertama, tidak adanya sosok yang mampu mendongkrak elektoral. Kedua, tidak adanya sumber dana yang melimpah.

"Untuk faktor kedua, PKB menyadari harus mengambil langkah taktis, dalam jangka pendek yaitu dengan menjadikan Rusdi Kirana sebagai Ketua Umum," ujar Hanta saat dihubungi, Senin (13/1/2014).

Sumber logistik PKB, kata Hanta, bisa digunakan untuk mengkonsolidasikan mesin politik yang efisien dan kuat. Selain itu, PKB juga memerlukan biaya untuk mengiklankan diri di media massa.


Menurut Hanta, PKB yang sebelumnya mengandalkan basis massa Nahdlatul Ulama mulai mengubah strategi setelah massa NU terpecah ke partai-partai Islam lain. Oleh karena itu, PKB kini memposisikan diri sebagai partai terbuka.

Untuk mengeruk massa yang lebih luas, menurut Hanta, PKB mengambil jalan paling praktis dengan beriklan ke media massa. "Karena itu, persoalan modal ini yang kini jadi persoalan utama," ucapnya.

Seperti diberitakan, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mendeklarasikan Rusdi sebagai Waketum PKB. Keputusan menunjuk Rusdi sebagai waketum telah melewati proses dan diskusi yang panjang bersama para petinggi PKB dan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama.

Rusdi mengaku bergabung ke PKB lantaran merasa berutang budi dengan sosok Gus Dur. Pria yang akrab disapa Cak Imin itu yakin Rusdi mampu memaksimalkan manajemen untuk membesarkan PKB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud MD Sebut Dinasti Politik Bukan Urusan Pemerintah

Mahfud MD Sebut Dinasti Politik Bukan Urusan Pemerintah

Nasional
Pakar Sebut Revisi UU KPK Terabas Aturan soal Partisipasi dan Kuorum Pembentukan UU

Pakar Sebut Revisi UU KPK Terabas Aturan soal Partisipasi dan Kuorum Pembentukan UU

Nasional
RUU Ketahanan Keluarga Atur LGBT Wajib Lapor, Komnas HAM: Itu Diskriminatif

RUU Ketahanan Keluarga Atur LGBT Wajib Lapor, Komnas HAM: Itu Diskriminatif

Nasional
Teman Eks Dirut PT INTI Mengaku Serahkan Uang Rp 2 Miliar untuk Eks Dirkeu AP II

Teman Eks Dirut PT INTI Mengaku Serahkan Uang Rp 2 Miliar untuk Eks Dirkeu AP II

Nasional
Tanggapi RUU Ketahanan Keluarga, Dasco Sebut Tak Ingin Hasilkan UU Kontroversial

Tanggapi RUU Ketahanan Keluarga, Dasco Sebut Tak Ingin Hasilkan UU Kontroversial

Nasional
Mahfud Janji Tindak Lanjuti Keputusan Komnas HAM soal Paniai

Mahfud Janji Tindak Lanjuti Keputusan Komnas HAM soal Paniai

Nasional
RUU Ketahanan Keluarga Atur Kewajiban Istri: Urus Rumah Tangga hingga Penuhi Hak Suami

RUU Ketahanan Keluarga Atur Kewajiban Istri: Urus Rumah Tangga hingga Penuhi Hak Suami

Nasional
TNI AU Sukses Upgrade F-16, Canggihnya Jadi Setara Pesawat Tempur Terbaru

TNI AU Sukses Upgrade F-16, Canggihnya Jadi Setara Pesawat Tempur Terbaru

Nasional
Sembuh dari Corona, WNI di Singapura Keluar Rumah Sakit

Sembuh dari Corona, WNI di Singapura Keluar Rumah Sakit

Nasional
Soal Salah Ketik di RUU Cipta Kerja, Wakil Ketua Baleg DPR Minta Pemerintah Jelaskan

Soal Salah Ketik di RUU Cipta Kerja, Wakil Ketua Baleg DPR Minta Pemerintah Jelaskan

Nasional
Mahfud Minta Polsek Tonjolkan Restorative Justice, Tak Usah Cari-cari Perkara

Mahfud Minta Polsek Tonjolkan Restorative Justice, Tak Usah Cari-cari Perkara

Nasional
Polemik Pembangunan Rumah Ibadah di Karimun, Ketua MPR Minta Kepala Daerah Jaga Kondusifitas

Polemik Pembangunan Rumah Ibadah di Karimun, Ketua MPR Minta Kepala Daerah Jaga Kondusifitas

Nasional
RUU Ketahanan Keluarga Atur LGBT hingga Sadomasokis, Ini 5 Pengusulnya

RUU Ketahanan Keluarga Atur LGBT hingga Sadomasokis, Ini 5 Pengusulnya

Nasional
Dalam Draf RUU Ketahanan Keluarga Diatur Larangan Aktivitas BDSM

Dalam Draf RUU Ketahanan Keluarga Diatur Larangan Aktivitas BDSM

Nasional
RUU Ketahanan Keluarga Atur Sewa Rahim, Pelaku Dipidana dan Denda Rp 500 Juta

RUU Ketahanan Keluarga Atur Sewa Rahim, Pelaku Dipidana dan Denda Rp 500 Juta

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X