Kompas.com - 12/07/2013, 13:42 WIB
Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta KOMPAS.com/SABRINA ASRILKompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com
— DPR menggelar sidang paripurna penutupan masa persidangan IV tahun sidang 2012-2013, di Ruang Paripurna, Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Jumat (12/7/2013). Dalam pidatonya, Ketua DPR Marzuki Alie menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah diselesaikan oleh Parlemen, termasuk pesan kepada pemerintah pada akhir masa sidang yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1434 H.

Pada awal pidatonya, Marzuki mengungkapkan bahwa DPR telah melewati 44 hari kerja pada masa sidang IV. DPR, kata Marzuki, telah menyelesaikan tugas konstitusionalnya di bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Pada fungsi anggaran, DPR bersama pemerintah melakukan pembicaraan pendahuluan Rancangan APBN 2014, pembahasan pengambilan keputusan atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan UU No 19/2012 tentang APBN 2013. Di bidang legislasi, kata Marzuki, DPR telah menyelesaikan tujuh RUU, yaitu RUU Pembentukan Kabupaten Musi Rawas Utara, RUU APBN-P 2013, RUU Organisasi Kemasyarakatan, RUU Keantariksaan, RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, RUU Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H), serta RUU Pendidikan Kedokteran.

"Proses pembahasan beberapa RUU memakan waktu yang cukup lama melebihi waktu yang ditetapkan. Hal ini merupakan bagian dari upaya Dewan untuk menghasilkan UU yang berlaku untuk jangka panjang dan efektif dalam implementasinya," kata Marzuki.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan, ada sekitar 25 RUU yang masih dalam pembicaraan tingkat I dan pembahasannya akan dilanjutkan pada masa sidang berikutnya. Semua RUU itu telah mendapatkan persetujuan untuk diperpanjang, baik yang ditangani oleh Komisi, Badan Legislasi, maupun Panitia Khusus.

Dalam fungsi pengawasan, pada masa sidang IV ini DPR mencermati berbagai persoalan bangsa yang memerlukan perhatian serius, terutama yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan persoalan kemanusiaan. Di antaranya kasus bail out Bank Century, kasus kecelakaan kerja di Freeport, isu separatisme di Papua, dan masalah dikuranginya kuota haji 2013 oleh Pemerintah Arab Saudi.

Selain itu, masalah kebakaran hutan di Riau beberapa waktu lalu juga mendapat sorotan DPR, termasuk nasib para tenaga kerja Indonesia di luar negeri dan lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada akhir pidatonya, Marzuki meminta pemerintah untuk lebih proaktif dalam menghadapi hari besar keagamaan. Tak sampai satu bulan ke depan akan ada perayaan hari raya Idul Fitri. Pesan itu difokuskan pada usaha pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, terjaganya situasi keamanan nasional, dan jaminan tersedianya transportasi massal berikut infrastruktur pendukungnya.

"Kebijakan operasi pasar, misalnya, harus lebih tepat sasaran. Transportasi juga harus lebih manusiawi dan ketertiban selama Ramadhan serta hari raya Idul Fitri juga perlu mendapat perhatian dari pemerintah," ujar Marzuki.

Dalam sidang paripurna hari ini, sebanyak 240 anggota DPR tak hadir. Sidang ini merupakan sidang akhir sebelum seluruh anggota Dewan memasuki masa reses mengunjungi daerah pemilihan selama satu bulan ke depan.

Adapun agenda sidang ini adalah mendengar laporan Badan Anggaran DPR mengenai hasil pembahasan pembicaraan pendahuluan Rancangan APBN 2014, pandangan fraksi atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN 2012 yang diajukan oleh pemerintah.

Badan Legislasi DPR juga akan menyampaikan laporannya mengenai penetapan penambahan RUU Priotitas dalam Prolegnas 2013, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan, dan terakhir, akan disampaikan pidato penutupan masa persidangan IV tahun sidang 2012-2013. Wakil Ketua DPR Mohamad Sohibul Iman bertindak sebagai pimpinan rapat didampingi oleh Ketua DPR Marzuki Alie.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Kasus Positif Covid-19 Turun Selama 13 Pekan Berturut-turut

Satgas: Kasus Positif Covid-19 Turun Selama 13 Pekan Berturut-turut

Nasional
Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo Ditahan Terpisah

Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo Ditahan Terpisah

Nasional
Kunjungan Kerja, Wapres Puji Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

Kunjungan Kerja, Wapres Puji Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

Nasional
KSAL: TNI AL Harus Siap Hadapi Ancaman Konvensional dan Nonkonvensional

KSAL: TNI AL Harus Siap Hadapi Ancaman Konvensional dan Nonkonvensional

Nasional
Novel Baswedan Laporkan Pimpinan KPK Lili Pintauli ke Dewas

Novel Baswedan Laporkan Pimpinan KPK Lili Pintauli ke Dewas

Nasional
Kejagung Ungkap Peran 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

Kejagung Ungkap Peran 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

Nasional
Salah Satu Saksi Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia saat Hendak Diperiksa Kejagung

Salah Satu Saksi Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia saat Hendak Diperiksa Kejagung

Nasional
Muzani: Gerindra Ingin Belajar dari Loyalitas Santri kepada Kiai

Muzani: Gerindra Ingin Belajar dari Loyalitas Santri kepada Kiai

Nasional
Saksi Sebut Sarana Jaya Awalnya Ajukan Anggaran Rp 5,5 Triliun Dalam Penyertaan Modal Daerah

Saksi Sebut Sarana Jaya Awalnya Ajukan Anggaran Rp 5,5 Triliun Dalam Penyertaan Modal Daerah

Nasional
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Perum Perindo

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Perum Perindo

Nasional
Naik Pesawat ke Wilayah Level 3 dan 4 Non Jawa-Bali Juga Wajib Tes PCR

Naik Pesawat ke Wilayah Level 3 dan 4 Non Jawa-Bali Juga Wajib Tes PCR

Nasional
Kemenkes Klaim Indonesia Jadi Negara Non Produsen Vaksin Covid-19 yang Capaian Vaksinasinya Terbaik

Kemenkes Klaim Indonesia Jadi Negara Non Produsen Vaksin Covid-19 yang Capaian Vaksinasinya Terbaik

Nasional
3 Orang dan 1 Korporasi Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Segera Disidang

3 Orang dan 1 Korporasi Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Segera Disidang

Nasional
Sebaran 15.594 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 21 Oktober 2021

Sebaran 15.594 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 21 Oktober 2021

Nasional
UPDATE 21 Oktober: Ada 4.336 Kasus Suspek Covid-19

UPDATE 21 Oktober: Ada 4.336 Kasus Suspek Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.