Kompas.com - 24/06/2013, 13:31 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah berharap penyaluran Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dipercepat oleh PT Pos Indonesia. Pemerintah ingin agar penyaluran seluruh KPS yang berjumlah sekitar 15,5 juta sudah rampung pada 1 Juli 2013.

"Kami inginkan PT Pos cepat menyalurkan kartu-kartu yang sebagian harus disalurkan. Pada 1 Juli diharapkan seluruh kabupaten/kota se-Indonesia sudah tersalurkan," kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/6/2013).

Hatta mengatakan, dari laporan yang dia terima, penyaluran KPS sampai pencairan dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) di 14 kota besar berjalan lancar. Kondisi itu, kata dia, lebih baik ketimbang program bantuan langsung tunai (BLT) tahun 2005 dan 2008.

Dengan KPS, Hatta yakin tingkat penyimpangan akan lebih kecil dibanding program BLT. Pasalnya, dalam KPS terekam data pemilik. Adapun BLT hanya berupa kupon sehingga bisa dijual.

"Kalau sekarang, kalaupun tidak tepat sasaran, itu kecil sekali. Sekarang juga jauh lebih tertib karena diberi tahu jamnya (pencairan). Jadi, so far so good. Kita harapkan semuanya bisa lancar," kata Hatta.

Seperti diberitakan, sekitar 15,5 juta keluarga sasaran akan mendapat dana BLSM Rp 600.000 untuk empat bulan setelah kenaikan harga premium menjadi Rp 6.500 per liter dan solar Rp 5.500 per liter. BLSM diambil dalam dua tahap di kantor pos.

Mereka yang terdata mendapat BLSM juga bisa diubah jika ternyata tidak berhak. Perubahan dilakukan dalam musyawarah desa atau kelurahan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.