Kompas.com - 13/06/2013, 12:48 WIB
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie mengkritik cara kerja Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Arab Saudi. Marzuki menuding KJRI Jeddah bekerja layaknya "bos" yang tak mau jemput bola melayani ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang terancam dideportasi jika tak memiliki dokumen lengkap.

"Ini sudah bekerja seperti bos, pejabat itu memang bossy. Sikapnya tidak berubah seperti itu, tak mau melayani sehingga jelas saja orang marah," ujar Marzuki di Kompleks Parlemen, Kamis (13/6/2013).

Menurut Marzuki, seharusnya KJRI Jeddah bisa mengantisipasi ribuan TKI yang akan mengurus dokumen-dokumen pemutihan. Bentuk antisipasi, lanjutnya, bisa dilakukan dengan mendirikan loket-loket pelayanan yang memadai di KJRI Jeddah.

"Selain itu, seharusnya KJRI juga menyediakan loket-loket pelayanan di kota-kota lain," kata Marzuki.

Dengan tidak adanya antisipasi seperti itu, maka Marzuki pun memaklumi lamanya pelayanan. Hal ini juga yang akhirnya membuat para TKI tak bisa membendung amarahnya.

"Jadi jumlah pendatang gelap harus diantisipasi dengan cara yang tidak biasa," tuturnya.

Seperti diberitakan, ribuan pekerja Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, dikabarkan mengamuk di Konsulat Jenderal RI, Minggu (9/6/2013) waktu setempat. Mereka membakar beragam perkakas di pintu masuk konsulat, dan berusaha menerobos untuk melakukan pembakaran gedung. Aksi tersebut dipicu kemarahan atas proses dokumen perjalanan yang terlalu lama. Peristiwa ini menyebabkan dua orang tewas. Kedua TKI yang tewas berasal dari Bangkalan (Jawa Timur) dan Nusa Tenggara Timur. Polisi setempat sudah mengamankan 78 TKI yang dianggap sebagai provokator.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Harun Masiku Tak Kunjung Ditangkap, KPK Dinilai ICW Tidak Serius

    Harun Masiku Tak Kunjung Ditangkap, KPK Dinilai ICW Tidak Serius

    Nasional
    Airlangga Urung Deklarasi Capres, Golkar: Masih Fokus Sebagai Menko dan Ketua KPC-PEN

    Airlangga Urung Deklarasi Capres, Golkar: Masih Fokus Sebagai Menko dan Ketua KPC-PEN

    Nasional
    KPI Belum Beri Jawaban Atas Permintaan Pendampingan Psikologis untuk MS

    KPI Belum Beri Jawaban Atas Permintaan Pendampingan Psikologis untuk MS

    Nasional
    KPK Tahan Bupati Kuansing Andi Putra Usai Pemeriksaan

    KPK Tahan Bupati Kuansing Andi Putra Usai Pemeriksaan

    Nasional
    Jadi Tersangka Suap, Bupati Kuansing Andi Putra Tak Dihadirkan Saat Pengumuman Penetapan

    Jadi Tersangka Suap, Bupati Kuansing Andi Putra Tak Dihadirkan Saat Pengumuman Penetapan

    Nasional
    Profil Bupati Kuansing Andi Putra yang Jadi Tersangka Dugaan Suap Perizinan HGU Sawit

    Profil Bupati Kuansing Andi Putra yang Jadi Tersangka Dugaan Suap Perizinan HGU Sawit

    Nasional
    Megawati Harap Polisi Contoh Jenderal Hoegeng dan Awaloedin Djamin

    Megawati Harap Polisi Contoh Jenderal Hoegeng dan Awaloedin Djamin

    Nasional
    Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kuansing Andi Putra Punya Harta Rp 3,7 Miliar

    Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kuansing Andi Putra Punya Harta Rp 3,7 Miliar

    Nasional
    OTT Bupati Kuansing Andi Putra, KPK Amankan Rp 500 Juta hingga Iphone XR

    OTT Bupati Kuansing Andi Putra, KPK Amankan Rp 500 Juta hingga Iphone XR

    Nasional
    Airlangga kepada Kader Golkar: Wajib Lanjutkan Perjuangan Para Pahlawan

    Airlangga kepada Kader Golkar: Wajib Lanjutkan Perjuangan Para Pahlawan

    Nasional
    Kejagung Kembalikan Berkas Perkara M Kece dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama

    Kejagung Kembalikan Berkas Perkara M Kece dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama

    Nasional
    Bareskrim Serahkan Berkas Perkara Irjen Napoleon dalam Kasus Penganiayaan ke Kejaksaan

    Bareskrim Serahkan Berkas Perkara Irjen Napoleon dalam Kasus Penganiayaan ke Kejaksaan

    Nasional
    KPK Tetapkan Bupati Kuansing Andi Putra Tersangka Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit

    KPK Tetapkan Bupati Kuansing Andi Putra Tersangka Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit

    Nasional
    Rayakan HUT Ke-57, Fraksi Golkar Larang Anggota Tinggalkan DKI Sepanjang Oktober

    Rayakan HUT Ke-57, Fraksi Golkar Larang Anggota Tinggalkan DKI Sepanjang Oktober

    Nasional
    Bupati Kuansing Terjaring OTT, Golkar Tunggu Keterangan Resmi KPK

    Bupati Kuansing Terjaring OTT, Golkar Tunggu Keterangan Resmi KPK

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.