Ini Empat Syarat yang Diajukan SBY

Kompas.com - 30/03/2013, 17:18 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

DENPASAR, KOMPAS.com — Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bersedia menjabat Ketua Umum Partai Demokrat, Sabtu (30/3/2013). Namun, empat syarat diajukannya.

"Beliau sebagai orang yang mau bertanggung jawab termasuk untuk Partai Demokrat. Beliau sampaikan beberapa syarat," ujar Ketua Presidium Sidang KLB Partai Demokrat, E E Mangindaan, di hadapan ratusan peserta kongres di Hotel Inna Beach, Denpasar.

Berikut adalah empat syarat yang diajukan SBY, sebagaimana yang disampaikan Mangindaan pada peserta KLB:
1. Jabatan Ketua Umum ini benar-benar bersifat sementara, hanya untuk proses konsolidasi, paling lama hanya untuk dua tahun. Kalau boleh lebih cepat, yaitu setelah Pemilu Presiden 2014 digelar kongres.
2. Agar bisa konsentrasi sebagai Presiden dan tugas kenegaraan, hampir semua tugas Ketua Umum yang dilaksanakan selama ini akan dipegang oleh Ketua Harian, bersama-sama dengan pengurusnya. Posisi pengurus harian akan berada di bawah Ketua Harian.
3. SBY selaku Ketua Dewan Pembina juga meminta tugas Dewan Pembina dilaksanakan oleh Ketua Harian Dewan Pembina.
4. Tugas SBY sebagai Ketua Majelis Tinggi diserahkan kepada Wakil Ketua Majelis Tinggi

Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya resmi menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Kesediaan disampaikan SBY setelah mendengar pandangan umum dari sejumlah pengurus daerah dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat, Sabtu (30/3/2013).

Kesediaan SBY memimpin Demokrat disampaikan Ketua Presidium Sidang KLB Partai Demokrat, Mangindaan. Dia mengatakan bahwa Majelis Tinggi dan presidium sidang sudah bertemu dengan SBY. "Beliau tidak mudah memutuskan karena beliau pikirkan tugas-tugas kenegaraan dan pemerintahan," kata Mangindaan.

Menurut Mangindaan, pemikiran soal kenegaraan itulah suasana batin yang dia tangkap saat bertemu SBY terkait hasil pemilihan ketua umum dalam KLB. "Namun, beliau akhirnya sampaikan bersedia, dengan syarat," ujar dia yang langsung disambut sorak-sorai peserta kongres.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik: KLB Demokrat

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Soal Kalung Antivirus, Menko PMK Sebut Perlu Ada Uji Klinis

    Soal Kalung Antivirus, Menko PMK Sebut Perlu Ada Uji Klinis

    Nasional
    Tangani Covid-19, Menko PMK Ingin Keterlibatan Perguruan Tinggi Lebih Kuat

    Tangani Covid-19, Menko PMK Ingin Keterlibatan Perguruan Tinggi Lebih Kuat

    Nasional
    PN Jaksel Kembali Gelar Sidang PK yang Diajukan Djoko Tjandra Hari Ini

    PN Jaksel Kembali Gelar Sidang PK yang Diajukan Djoko Tjandra Hari Ini

    Nasional
    UPDATE 6 Juli: 1.137 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, 752 Sembuh

    UPDATE 6 Juli: 1.137 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, 752 Sembuh

    Nasional
    Anggota Komisi IX DPR Ragukan Efektivitas Kalung Eucalyptys Antivirus Corona

    Anggota Komisi IX DPR Ragukan Efektivitas Kalung Eucalyptys Antivirus Corona

    Nasional
    Kekecewaan Masyarakat terhadap DPR atas Penundaan Pembahasan RUU PKS

    Kekecewaan Masyarakat terhadap DPR atas Penundaan Pembahasan RUU PKS

    Nasional
    63.749 Kasus Covid-19 di Indonesia, Persentase Kematian Lebih Tinggi Dibanding Global

    63.749 Kasus Covid-19 di Indonesia, Persentase Kematian Lebih Tinggi Dibanding Global

    Nasional
    Gugus Tugas: Pakai Masker dengan Benar, Tekan Penularan Covid-19 hingga 50 Persen

    Gugus Tugas: Pakai Masker dengan Benar, Tekan Penularan Covid-19 hingga 50 Persen

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Prediksi Menteri Tak Kena Reshuffle | Kasus Positif Covid-19 Bertambah 1.607 Orang

    [POPULER NASIONAL] Prediksi Menteri Tak Kena Reshuffle | Kasus Positif Covid-19 Bertambah 1.607 Orang

    Nasional
    Wakil Ketua KPK Minta Erick Thohir Laporkan Kasus Korupsi yang Libatkan BUMN

    Wakil Ketua KPK Minta Erick Thohir Laporkan Kasus Korupsi yang Libatkan BUMN

    Nasional
    Masyarakat Minta DPR Segera Bahas dan Sahkan RUU PKS

    Masyarakat Minta DPR Segera Bahas dan Sahkan RUU PKS

    Nasional
    Cegah Covid-19, Pesepeda Disarankan Tak Berkelompok Lebih dari Lima Orang

    Cegah Covid-19, Pesepeda Disarankan Tak Berkelompok Lebih dari Lima Orang

    Nasional
    RUU PKS Ditarik dari Prolegnas Prioritas di Saat Tingginya Kasus Kekerasan Seksual

    RUU PKS Ditarik dari Prolegnas Prioritas di Saat Tingginya Kasus Kekerasan Seksual

    Nasional
    Masyarakat Sipil Kecewa RUU PKS Bakal Ditarik dari Prolegnas 2020

    Masyarakat Sipil Kecewa RUU PKS Bakal Ditarik dari Prolegnas 2020

    Nasional
    Jala PRT: Pekerja Rumah Tangga Soko Guru Ekonomi yang Luput Perhatian

    Jala PRT: Pekerja Rumah Tangga Soko Guru Ekonomi yang Luput Perhatian

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X