Jangan Terbelenggu Sejarah Masa Lalu

Kompas.com - 01/10/2010, 17:40 WIB
EditorR Adhi KSP

JAKARTA, KOMPAS.com — Mewakili putra-putri mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, hadir dalam acara Silaturahmi Anak Bangsa yang digagas Forum Silaturahmi Anak Bangsa, Jumat (1/10/2010). Dalam kesempatan ini, ia mengajak untuk menatap ke depan dan tak terbelenggu dengan sejarah masa lalu.

"Forum ini sangat baik dan mulia bahwa kejadian yang terjadi merupakan hukum sebab akibat yang harus kita hadapi. Peristiwa Gerakan 30 September jadikan sejarah baik dan buruk untuk dijadikan pelajaran ke depan. Kita tidak usah pikirkan terus sejarah masa lalu. Lebih baik ke depan," kata Tommy, di Gedung MPR, Jakarta.

Sejarah, lanjut dia, tidak bisa diubah. "Yang bisa kita ubah adalah masa depan," ujarnya. Tommy sendiri merasa selama ini hubungan yang terjalin dengan anak-anak lawan politik Soeharto di masa lalu tak berlangsung baik. Oleh karena itu, ia berharap Forum Silaturahmi Anak Bangsa bisa menjadi wadah untuk menjalin hubungan yang lebih baik. "Saya baru kali ini diundang dan saya menyambut baik untuk sebuah rekonsiliasi. Semoga ke depan lebih baik lagi," kata Tommy.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X