Tanpa Saling Bertanya, Debat atau Lomba Pidato?

Kompas.com - 18/06/2009, 18:44 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Dihapusnya sesi ketiga debat capres, di mana para calon dapat mengajukan pertanyaan satu sama lain, dinilai menghilangkan esensi debat itu sendiri. Peneliti senior Lembaga Survei Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, debat capres akan tak ubahnya seperti lomba pidato.

"Kalau KPU memutuskan menghapus sesi saling bertanya, sangat mengecewakan. Karena tak akan terjadi tukar-menukar kata antarcalon. Kalau itu yang terjadi, debatnya menjadi lomba berpidato," kata Burhanuddin, Kamis (18/6) malam, kepada Kompas.com.

Padahal, menurutnya, dengan saling mengajukan pertanyaan akan membuka kesempatan untuk saling berargumen. "Sama saja menghilangkan hak pemirsa untuk mendapatkan suguhan tontonan yang menarik. Kalau begini, kita tidak bisa berharap banyak debat yang hidup," ujarnya.

Sementara itu, pengamat komunikasi politik UGM, I Gusti Ngurah Putra, juga berpendapat, idealnya, terdapat sesi saling menguji pada debat capres. Namun, hal ini juga bisa membuat suasana debat menjadi liar.

"Padahal bisa sangat menarik kalau saling bertanya, tapi mungkin bisa juga liar dan ini yang tidak diinginkan KPU," kata Ngurah, secara terpisah.

KPU menghapuskan sesi saling bertanya setelah ketiga tim pasangan calon meminta agar sesi itu ditiadakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.