Kejagung Kirim Panggilan Budi Santoso Melalui Deplu

Kompas.com - 16/09/2008, 01:28 WIB
Editor

JAKARTA, SELASA-Kejaksaan Agung (Kejagung) berusaha keras menghadirkan saksi kunci yakni agen madya Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Santoso untuk bersaksi bagi terdakwa mantan Deputi V BIN Muchdi Pr. Surat panggilan terhadap Budi sudah dilayangkan ke Departemen Luar Negeri (Deplu) dan BIN lantaran Budi saat ini ditugaskan di Kedutaan Besar RI (KBRI) Pakistan.

"Kita sudah layangkan surat panggilan untuk Budi Santoso ke Deplu. BIN juga sudah kita kirimi," tegas Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Abdul Hakim Ritonga di Kejagung,Jakarta, Senin (15/9).

Sesuai jadwal persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Budi Santoso akan diperiksa sebagai saksi pada hari Selasa (16/9) ini. Selain Budi, akan dihadirkan pula istri mendiang Munir yakni Suciwati, koordinator Kontras Usman Hamid, Direktur Freedom Institute Hendardi. "Budi Santoso jadwalnya jadi saksi besok," tegas Ritonga.

Kendati sudah mengirimkan surat panggilan ke Deplu, Ritonga tidak bisa memastikan kehadiran Budi Santoso. "Datang atau tidak, tidak dapat dipastikan sekarang. Yang jelas panggilannya sudah dikirim. Biasanya tidak sampai konfirmasi. Besok kita lihat di sidang, datang atau tidak," katanya.

Menurut Ritonga, jika pada panggilan pertama Budi Santoso tidak memenuhi panggilan, maka Kejaksaan selaku jaksa penuntut akan memanggil kembali sampai tiga kali. Namun jika tetap tidak hadir, jaksa penuntut bisa membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Budi Santoso. (Persda Network/Yuli Sulistyawan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.