Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pembelaan Firli Bahuri soal Bertemu Syahrul Yasin Limpo dan Merasa Diserang Balik Koruptor

Kompas.com - 10/10/2023, 08:19 WIB
Syakirun Ni'am,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri akhirnya mengonfirmasi soal pertemuan dengan eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di lapangan badminton.

Syahrul Yasin Limpo merupakan salah satu tersangka kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan). Status hukumnya diungkap Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Namun, belakangan mencuat dugaan Syahrul Yasin Limpo juga diperas oleh pimpinan KPK.

Hanya berselang satu hari setelah Firli mementahkan isu dugaan pemerasan oleh dirinya maupun pimpinan KPK, beredar foto pertemuan purnawirawan jenderal polisi itu dengan Syahrul.

Baca juga: Bertemu Syahrul Yasin Limpo di Lapangan Badminton, Firli Bahuri: Bukan atas Undangan Saya

Dalam foto itu, Firli Bahuri terlihat masih mengenakan pakaian olahraga sementara Syahrul mengenakan kemeja batik. Keduanya duduk di tepi lapangan dengan kudapan jagung rebus di dalam toples.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, foto itu juga menjadi materi ekspose atau gelar perkara pengusutan dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK.

"Terkait dengan foto yang beredar, seputar pertemuan yang terjadi juga telah direkomendasikan dalam pelaksanaan gelar perkara pada hari Jumat 6 Oktober 2023 di ruang gelar perkara," ujar Ade dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya pada 7 Oktober 2023.

Sementara itu, Firli Bahuri mengaku tidak mengundang Syahrul ke lapangan badminton. Menurutnya, politikus Partai Nasdem itu berinisiatif sendiri untuk datang menemuinya.

"Kejadian tersebut pun bukan atas inisiasi atau undangan saya," ujar Firli Bahuri dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/10/2023).

Baca juga: Firli Bahuri Sebut Bertemu Syahrul Yasin Limpo Saat KPK Belum Selidiki Kasus di Kementan

Firli mengatakan, pertemuan itu terjadi pada 2 Maret 2022. Saat itu, KPK belum menyelidiki kasus dugaan korupsi di Kementan.

Menurutnya, dugaan rasuah di Kementan baru naik ke tahap penyelidikan sekitar Januari 2023.

"Maka dalam waktu tersebut, status Saudara Syahrul Yasin Limpo bukan tersangka, terdakwa, terpidana, ataupun pihak yang berperkara di KPK," ujar Firli.

Foto dugaan pertemuan Ketua KPK Firli Bahuri dengan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di lapangan badminton telah beredar di luas, Jumat (6/10/2023).dok. istimewa Foto dugaan pertemuan Ketua KPK Firli Bahuri dengan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di lapangan badminton telah beredar di luas, Jumat (6/10/2023).

Mengaku diserang balik koruptor

Firli juga membantah tudingan-tudingan lain, seperti isu pemerasan dan penerimaan uang dalam jumlah miliaran rupiah dari Syahrul Yasin Limpo.

Menurutnya, persoalan dugaan pemerasan yang saat ini mengarah ke pimpinan KPK merupakan bentuk serangan balik para koruptor.

"Sangat mungkin saat ini para koruptor bersatu melakukan serangan, apa yang kita kenal dengan istilah when the corruptor strike back," kata Firli.

Halaman:


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com