Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ditanya soal Bursa Menteri Kabinet Prabowo, Maruarar Sirait Ngaku Dipanggil Prabowo Hari Ini

Kompas.com - 19/05/2024, 16:35 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Politikus Partai Gerindra Maruarar Sirait atau Ara mengatakan, dirinya dipanggil oleh Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto, ke Bali, hari ini, Minggu (19/5/2024).

Menurutnya, ia akan diajak berdiskusi oleh Prabowo di Bali.

Hal itu ia sampaikan untuk menjawab pertanyaan apakah dirinya sudah mengetahui jika ada pembicaraan terkait bursa nama-nama menteri pemerintahan Prabowo kelak.

"Tidak ada (pembicaraan). Tidak ada. Hari ini saya dipanggil Pak Prabowo ke Bali untuk berbicara malam ini. Untuk berdiskusi biasa saja. Sekarang saya mau ke Bali karena dipanggil beliau diskusi biasa saja," kata Maruarar ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu.

Baca juga: Maruarar Sirait Dukung Jokowi Jadi Penasihat di Pemerintahan Prabowo

Maruarar mengaku sudah biasa berdiskusi dengan Prabowo. Sebab menurutnya, Prabowo juga orang yang menerima kritik maupun saran.

Sosok Prabowo yang seperti itu, nilai Maruarar, mirip dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia pun ditanya apakah dalam diskusi itu dimungkinkan ada pembahasan politik. Ara tak menampik bisa saja diskusi itu juga bicara tentang politik.

Ia pun mencontohkan bagaimana dirinya pernah berbincang dengan Prabowo soal program makan siang gratis yang bakal dijalankan pada pemerintahan ke depan.

"Ya diskusi bebas, karena kita di beberapa tempat, Sahabat Bang Ara, organisasi yang ada itu kita sudah melakukan simulasi, misalnya makan siang gratis. Tentu kita bisa memberikan masukan karena kita sudah membuat di banyak kota di Indonesia. Kita sudah melaksanakan dengan peserta ribuan orang juga," pungkas Ara.

Baca juga: Jokowi Disebut Titipkan 4 Nama ke Kabinet Prabowo, Ada Bahlil hingga Erick Thohir

Sebagai informasi, Presiden Jokowi siang tadi juga bertolak ke Bali untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10.

Berdasarkan keterangan yang diterima, Jokowi beserta rombongan bertolak ke Bali dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 13.40 WIB.

Presiden Jokowi dijadwalkan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Minggu sore.

Agenda KTT WWF ke-10 akan diawali dengan jamuan santap malam bagi para pemimpin dan delegasi di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kabupaten Badung.

KTT WWF ke-10 akan secara resmi dibuka oleh Presiden Jokowi melalui upacara pembukaan yang akan digelar di Bali International Convention Center (BICC) besok pagi, Senin (20/5/2024).

Belum diketahui apakah dalam perhelatan ini, Jokowi, Prabowo dan Maruarar akan bertemu bersama.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Muhammadiyah Minta Fungsi Intelkam Polisi di Revisi UU Polri Dihapus

Muhammadiyah Minta Fungsi Intelkam Polisi di Revisi UU Polri Dihapus

Nasional
Buntut Penyitaan Ponsel dan Buku Hasto, Penyidik KPK Dilaporkan ke Komnas HAM, Dewas, hingga Polda Metro

Buntut Penyitaan Ponsel dan Buku Hasto, Penyidik KPK Dilaporkan ke Komnas HAM, Dewas, hingga Polda Metro

Nasional
8 Kemudahan Ibadah Haji bagi Lansia, Risti, dan Disabilitas

8 Kemudahan Ibadah Haji bagi Lansia, Risti, dan Disabilitas

Nasional
Balasan Menohok KPK Usai Disebut Luhut OTT Kampungan

Balasan Menohok KPK Usai Disebut Luhut OTT Kampungan

Nasional
Sidang Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI Digelar Hari Ini

Sidang Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI Digelar Hari Ini

Nasional
Komisi VIII Tekankan Pentingnya Penyediaan Fasilitas Safari Wukuf dan Ramah Lansia

Komisi VIII Tekankan Pentingnya Penyediaan Fasilitas Safari Wukuf dan Ramah Lansia

Nasional
Lapas di Indonesia 'Overcrowded', Kapasitas 140.000, Penghuninya 265.000 Orang

Lapas di Indonesia "Overcrowded", Kapasitas 140.000, Penghuninya 265.000 Orang

Nasional
KY Awasi Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

KY Awasi Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

Nasional
Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Bakal Dukung Anies pada Pilkada DKI

Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Bakal Dukung Anies pada Pilkada DKI

Nasional
Sebut Lapas 'Overcrowded' karena Didominasi Kasus Narkoba, Menkumham: Aneh

Sebut Lapas "Overcrowded" karena Didominasi Kasus Narkoba, Menkumham: Aneh

Nasional
Diplomasi Prabowo demi Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Diplomasi Prabowo demi Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Nasional
Kasus 'Vina Cirebon' Dinilai Janggal, Menkumham Singgung Kasus Salah Tangkap Petani

Kasus "Vina Cirebon" Dinilai Janggal, Menkumham Singgung Kasus Salah Tangkap Petani

Nasional
[POPULER NASIONAL] Prabowo Kritik Negara Modern Pelanggar Hukum Humaniter | Upaya Menyelamatkan PPP

[POPULER NASIONAL] Prabowo Kritik Negara Modern Pelanggar Hukum Humaniter | Upaya Menyelamatkan PPP

Nasional
Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com