Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gerindra Apresiasi Gibran dan Enggan Komentari Kepentingan Politik Anies

Kompas.com - 16/11/2022, 17:14 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra merespons pertemuan bakal calon presiden (capres) Partai Nasdem Anies Baswedan dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Kota Solo, Jawa Tengah pada Selasa (15/11/2022).

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi kepemimpinan Gibran yang terbuka terhadap siapapun tokoh politik yang bertamu.

"Pertemuannya bukan hanya pertemuan Mas Gibran hanya dengan Pak Anies, tapi juga Mas Gibran dalam menghormati tamu-tamu itu juga ada kerap didatangi dan makan dengan berbagai tokoh politik, saya patut apresiasi," kata Dasco ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/11/2022).

Dari pertemuan itu, Dasco juga memuji Gibran sebagai tuan rumah yang baik bagi semua tokoh politik.

Baca juga: Nasdem Nilai Gibran Berpeluang Dampingi Anies, Politikus PDI-P: Hanya Bisa Dijawab Megawati

Dasco kemudian mengingatkan bahwa semua kepala daerah hendaknya bersikap seperti Gibran.

"Itu hal yang biasa lah bahwa kemudian ada penghargaan dari tuan rumah kepada tamu kan begitu," ujarnya.

Lebih lanjut, Dasco ditanya soal adanya anggapan bahwa pertemuan itu dalam rangka Anies hendak memperkuat suaranya sebagai capres.

Namun, Dasco enggan mengomentari hal tersebut. Ia meminta agar pertanyaan itu ditujukan pada Anies.

"Ya kalau soal masalah kepentingan politik Pak Anies, tolong ditanya ke Pak Anies, jangan tanya ke saya, karena saya cuma melihat sisi soal kunjungan yang berkunjung dan menerima," kata Wakil Ketua DPR itu.

Baca juga: PKS Ungkap Tak Pernah Bahas Nama Gibran Jadi Cawapres Anies: Kalau Nasdem Mau Ajukan, Silahkan

Dasco melanjutkan, partainya juga tidak khawatir kunjungan Anies tersebut dikaitkan dengan pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Diketahui, Gerindra juga sudah memiliki capres sendiri, yaitu Ketua Umum Prabowo Subianto.

Melihat kunjungan Anies, Dasco enggan menganggap hal itu menjadi masalah. Ia hanya melihat kunjungan itu sebagai silaturahmi

"Ya, namanya kunjungan tokoh ke salah satu daerah buat apa dikhawatirkan, masa kita mau larang. Ya kita kan melihat ini sebagai suatu silahturahim, tidak ada masalah bagi Gerindra," pungkasnya.

Baca juga: Nasdem Sebut Gibran Berpeluang Dampingi Anies, Politikus PDI-P: Maka Apa yang Dilakukan Anies Tak Sopan

Sebelumnya diberitakan, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sarapan bersama Gibran Rakabuming Raka di Hotel Novotel Solo, Jawa Tengah, Selasa.

Anies mengatakan, pertemuannya dengan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini bagian dari silaturahmi.

Kemudian, Anies juga bercerita tentang Solo di bawah kepemimpinan Gibran.

"Pagi ini senang sekali bisa bersilaturahmi dengan Pak Wali Kota (Gibran Rakabuming Raka). Alhamdulillah melihat Solo bisa cerita rapi, bersih, tertib mudah-mudahan terus maju, terus berkembang," kata Anies, Selasa.

Menurut Anies, tidak ada pembicaraan khusus dengan Gibran. Ia juga sebut tidak bicara soal politik selama sarapan.

"Oh enggak (ada pembicaraan politik). Kita ngobrol sana-sini," ujar Anies.

Baca juga: Berpeluang Jadi Cawapres Anies Baswedan, Gibran: Aku ke Semua Orang Berusaha Bisa Bergaul

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tanggal 13 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 13 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Kesiapan Infrastruktur Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina Sudah 75 Persen

Kesiapan Infrastruktur Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina Sudah 75 Persen

Nasional
Cek Pelabuhan Ketapang, Kabaharkam Pastikan Kesiapan Pengamanan World Water Forum 2024

Cek Pelabuhan Ketapang, Kabaharkam Pastikan Kesiapan Pengamanan World Water Forum 2024

Nasional
Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P

Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P

Nasional
Ganjar Serahkan ke PDI-P soal Nama yang Bakal Maju Pilkada Jateng

Ganjar Serahkan ke PDI-P soal Nama yang Bakal Maju Pilkada Jateng

Nasional
Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Ini Kata Ganjar

Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Ini Kata Ganjar

Nasional
Bertemu Calon-calon Kepala Daerah, Zulhas Minta Mereka Tiru Semangat Jokowi dan Prabowo

Bertemu Calon-calon Kepala Daerah, Zulhas Minta Mereka Tiru Semangat Jokowi dan Prabowo

Nasional
7 Jenis Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jamaah Haji Asal Indonesia

7 Jenis Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jamaah Haji Asal Indonesia

Nasional
Visa Terbit, 213.079 Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat 12 Mei

Visa Terbit, 213.079 Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat 12 Mei

Nasional
Soal Usulan Yandri Susanto Jadi Menteri, Ketum PAN: Itu Hak Prerogatif Presiden

Soal Usulan Yandri Susanto Jadi Menteri, Ketum PAN: Itu Hak Prerogatif Presiden

Nasional
Di Australia, TNI AU Bahas Latihan Bersama Angkatan Udara Jepang

Di Australia, TNI AU Bahas Latihan Bersama Angkatan Udara Jepang

Nasional
BPK Buka Suara usai Auditornya Disebut Peras Kementan Rp 12 Miliar

BPK Buka Suara usai Auditornya Disebut Peras Kementan Rp 12 Miliar

Nasional
Chappy Hakim: Semua Garis Batas NKRI Punya Potensi Ancaman, Paling Kritis di Selat Malaka

Chappy Hakim: Semua Garis Batas NKRI Punya Potensi Ancaman, Paling Kritis di Selat Malaka

Nasional
Prabowo Diminta Cari Solusi Problem Rakyat, Bukan Tambah Kementerian

Prabowo Diminta Cari Solusi Problem Rakyat, Bukan Tambah Kementerian

Nasional
Zulhas: Anggota DPR dan Gubernur Mana yang PAN Mintai Proyek? Enggak Ada!

Zulhas: Anggota DPR dan Gubernur Mana yang PAN Mintai Proyek? Enggak Ada!

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com