Sejak 2015, KKP Bagikan 9.021 Paket Penangkap Ikan Pengganti Cantrang - Kompas.com

Sejak 2015, KKP Bagikan 9.021 Paket Penangkap Ikan Pengganti Cantrang

Fabian Januarius Kuwado
Kompas.com - 11/01/2018, 17:10 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kanan), Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (tengah) bersama perwakilan nelayan secara simbolis memusnahkan jaring penangkap ikan tidak ramah lingkungan saat Pembagian Paket Bantuan Alat Penangkap Ikan Ramah Lingkungan di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/9/2017). Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Ditjen Perikanan Tangkap membagikan 690 paket alat penangkap ikan ramah lingkungan kepada nelayan Pantai Utara (Pantura) Jateng serta menyerahkan klaim asuransi nelayan yang mencapai Rp 1,2 miliar.ANTARA FOTO/AJI STYAWAN Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kanan), Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (tengah) bersama perwakilan nelayan secara simbolis memusnahkan jaring penangkap ikan tidak ramah lingkungan saat Pembagian Paket Bantuan Alat Penangkap Ikan Ramah Lingkungan di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/9/2017). Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Ditjen Perikanan Tangkap membagikan 690 paket alat penangkap ikan ramah lingkungan kepada nelayan Pantai Utara (Pantura) Jateng serta menyerahkan klaim asuransi nelayan yang mencapai Rp 1,2 miliar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) di bawah Menteri Susi Pudjiastuti terus mendorong percepatan alih alat penangkapan ikan (API) yang tidak ramah lingkungan, semisal cantrang, ke API ramah lingkungan.

Data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP mencatat, hingga akhir 2017 lalu, jumlah API ramah lingkungan yang telah dibagikan ke nelayan di Indonesia mencapai 7.255 paket.

"Jika dihitung sejak tahun 2015, berarti total bantuan API ramah lingkungan yang dibagikan ke nelayan mencapai 9.021 paket," ujar Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Sjarief Widjaja melalui siaran pers, Kamis (11/1/2018).

API ramah lingkungan itu berupa gilnet millenium, trammel net, bubu ikan dan rajungan, rawai, handline dan pancing tonda.

(Baca juga: KKP Pastikan Tetap Larang Penggunaan Cantrang untuk Menangkap Ikan)

 

Sjarief mengatakan, pengalihan ke API ramah lingkungan ini bertujuan untuk memberikan peluang yang semakin besar kepada nelayan lokal agar bisa melaut.

"Stok sumber daya ikan yang kian melimpah harus dimanfaatkan dengan optimal sekaligus berkelanjutan," ujar Sjarief.

Selain pengalihan ke API ramah lingkungan, Dirjen Perikanan Tangkap KKP juga telah menyelesaikan pembangunan 755 kapal perikanan dengan berbagai ukuan sepanjang tahun 2017.

Adapun, jumlah kapal perikanan yang diselesaikan tahun 2015 dan 2016 sebanyak 696 unit.

"Jadi, apabila dijumlahkan, telah selesai kapal perikanan sebanyak 1.451 unit," ujar Sjarief.

Kompas TV Alat Cantrang Nelayan Boleh Dipakai Hingga Akhir Tahun 2017

 

PenulisFabian Januarius Kuwado
EditorDiamanty Meiliana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM