Presiden PKS Minta Masalah Rohingya Tak Dibawa ke Tanah Air - Kompas.com

Presiden PKS Minta Masalah Rohingya Tak Dibawa ke Tanah Air

Nabilla Tashandra
Kompas.com - 03/09/2017, 20:43 WIB
Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman (tengah) saat memberikan pernyataan pers bersama jajaran pimpinan PKS di Kantor DPP PKS Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (3/9/2017).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman (tengah) saat memberikan pernyataan pers bersama jajaran pimpinan PKS di Kantor DPP PKS Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (3/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Mohamad Sohibul Iman meminta agar masalah etnis Rohingya tak ditarik ke tanah air.

Isu Rohingya berpotensi memecah belah bangsa karena isu kelompok mayoritas dan minoritas cukup sensitif di Indonesia.

Sementara itu Sohibul melihat, masalah yang tengah dihadapi Muslim Rohingya mengarah pada pembersihan etnis minoritas di Myanmar.

"Saya kira kita jangan membawa persoalan ini menjadi sebuah sengketa di negeri kita," ujar Sohibul dalam konferensi pers di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (3/9/2017).

Baca: PKS: Status Warga Negara untuk Etnis Rohingya Harus Diperjuangkan

Sohibul meyakini masyarakat Indonesia sudah cukup dewasa dalam menyikapi keragaman dan kebhinekaan di tanah air.

Mantan Wakil Ketua DPR RI itu mengingatkan agar jangan sampai persoalan di negeri orang dapat diselesaikan tetapi masalah serupa justru tumbuh di negeri sendiri.

"Jadi kita ingin menyelesaikan persoalan tanpa persoalan," tuturnya.

Sohibul menambahkan, kerjasama antar-umat beragama perlu dibangun dalam situasi seperti ini untuk menekankan bahwa masalah yang menimpa etnis Rohingya bukan persoalan agama.

Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Sekretaris Jenderal Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi).

Walubi, lanjut Sohibul, mengecam keras tindakan kekerasan terhadap etnis Rohingya meski di Myanmar Buddha merupakan agama mayoritas.

"Saya kira kerjasama seperti ini adalah persoalan kemanusiaan yang harusnya kita kembangkan," kata dia.

Baca: Cak Imin: Kekerasan terhadap Warga Rohingya Bukan Konflik Agama

 

PenulisNabilla Tashandra
EditorErvan Hardoko
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM