Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dualisme PPP Berlanjut ke Penentuan Pimpinan Fraksi

Kompas.com - 01/10/2014, 20:07 WIB
Sabrina Asril

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com - Konflik Partai Persatuan Pembangunan belum berujung. Perseteruan dua kubu, Ermron Pangkapi vs Suryadharma Ali berlanjut hingga ke penentuan pimpinan fraksi di DPR. Masing-masing menetapkan kepengurusan fraksi versi mereka.

Emron mengaku memiliki kepengurusan fraksi yang sah berdasarkan rapat pengurus harian DPP PPP yang diputuskan pada Selasa (30/9/2014).

"Kami sudah membawa surat dan akan diberikan ke pimpinan DPR sementara," ujar Emron sambil menunjukkan surat keputusan yang dibuatnya sebagai pelaksana tugas Ketua Umum.

Di dalam surat itu, tertera nama M Romahurmuziy sebagai Ketua Fraksi PPP. Sementara, Wakil Ketua Fraksi PPP yakni Andi M Ghalih, Syaifullah Tamliha, Mustofa Asegaf, dan Ermalena Muslim.

Sedangkan Sekretaris Fraksi PPP adalah Reni Marlinawati dan wakil sekretaris yaitu Arsul Sani, Fadly Nurzal, Amir Uskara, dan Anas Thahir. Bendahara Fraksi yakni Iskandar D Syaichu dan wakil bendahara yaitu Joko Purwanto.

Sementara itu, kubu Suryadharma Ali cs menempatkan Hasrul Azwar sebagai Ketua Fraksi. Dengan perbedaan struktur kepengurusan fraksi itu, Emron mengaku pihaknya akan .menyerahkan keputusan kepada Pimpinan DPR sementara.

"Kami serahkan surat ini ke Pimpinan DPR sementara, terserah Beliau mau menetapkan yang mana. Jadi sebelum sampai ke fraksi, kami bertarung dulu siapa yang berhak ada di rapat konsultasi untuk menyatakan sikap PPP," ujar Emron.

Rapat konsultasi pimpinan DPR sementara dengan perwakilan parpol berlangsung alot. Rapat yang berlangsung sejak pukul 15.00 itu bahkan terpaksa diskors sebanyak dua kali. Rapat baru dimulai lagi pukul 19.00 WIB.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ukir Sejarah, Walkot Surabaya Terima Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha

Ukir Sejarah, Walkot Surabaya Terima Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha

BrandzView
Jokowi dan Gibran Disebut Bukan Bagian PDI-P, Kaesang: Saya Enggak Ikut Urusi Dapurnya

Jokowi dan Gibran Disebut Bukan Bagian PDI-P, Kaesang: Saya Enggak Ikut Urusi Dapurnya

Nasional
Helikopter Panther dan KRI Diponegoro Latihan Pengiriman Barang di Laut Mediterania

Helikopter Panther dan KRI Diponegoro Latihan Pengiriman Barang di Laut Mediterania

Nasional
Kaesang Sebut PSI Sudah Kantongi Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta

Kaesang Sebut PSI Sudah Kantongi Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta

Nasional
Hasto: Di Tengah Panah 'Money Politic' dan 'Abuse of Power', PDI-P Masih Mampu Jadi Nomor 1

Hasto: Di Tengah Panah "Money Politic" dan "Abuse of Power", PDI-P Masih Mampu Jadi Nomor 1

Nasional
Jokowi Suntik Modal Hutama Karya Rp 18,6 T untuk Pembangunan Tol Sumatera

Jokowi Suntik Modal Hutama Karya Rp 18,6 T untuk Pembangunan Tol Sumatera

Nasional
Ke Kader yang Akan Ikut Pilkada, Megawati: Kalau Bohong, Lebih Baik Tidak Usah

Ke Kader yang Akan Ikut Pilkada, Megawati: Kalau Bohong, Lebih Baik Tidak Usah

Nasional
Hakim: Hinaan Rocky Gerung Bukan ke Pribadi Jokowi, tetapi kepada Kebijakan

Hakim: Hinaan Rocky Gerung Bukan ke Pribadi Jokowi, tetapi kepada Kebijakan

Nasional
Belum Putuskan Maju Pilkada di Mana, Kaesang: Lihat Dinamika Politik

Belum Putuskan Maju Pilkada di Mana, Kaesang: Lihat Dinamika Politik

Nasional
Jokowi Bakal Diberi Posisi Terhormat, PDI-P: Untuk Urusan Begitu, Golkar Paling Sigap

Jokowi Bakal Diberi Posisi Terhormat, PDI-P: Untuk Urusan Begitu, Golkar Paling Sigap

Nasional
PPP Jadi Partai yang Gugat Sengketa Pileg 2024 Terbanyak

PPP Jadi Partai yang Gugat Sengketa Pileg 2024 Terbanyak

Nasional
Wapres Doakan Timnas Indonesia Melaju ke Final Piala Asia U23

Wapres Doakan Timnas Indonesia Melaju ke Final Piala Asia U23

Nasional
Ada 297 Sengketa Pileg 2024, KPU Siapkan Pengacara dari 8 Firma Hukum

Ada 297 Sengketa Pileg 2024, KPU Siapkan Pengacara dari 8 Firma Hukum

Nasional
Novel Baswedan dkk Laporkan Nurul Ghufron ke Dewas KPK, Dianggap Rintangi Pemeriksaan Etik

Novel Baswedan dkk Laporkan Nurul Ghufron ke Dewas KPK, Dianggap Rintangi Pemeriksaan Etik

Nasional
Kumpulkan Seluruh Kader PDI-P Persiapan Pilkada, Megawati: Semangat Kita Tak Pernah Pudar

Kumpulkan Seluruh Kader PDI-P Persiapan Pilkada, Megawati: Semangat Kita Tak Pernah Pudar

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com