Kamis, 24 April 2014

News / Nasional

Ikut Konvensi Demokrat, Yusril Enggan Tinggalkan PBB

Minggu, 28 Juli 2013 | 20:08 WIB
KOMPAS.com/MUZZAMMIL D MASSA Yusril Ihza Mahendra.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengatakan, dia keberatannya dengan aturan dalam konvensi Partai Demokrat yang mengharuskan siapa yang menjadi pemenang konvensi maka harus menjadi kader Partai Demokrat.

Hal itu karena dia tak rela jika harus sampai meninggalkan Partai Bulan Bintang, yaitu partai yang dia dirikan.

"Kalau menang (konvensi) harus keluar dari partai sendiri. Kalau konvensi baru dilaksanakan bulan September, lalu saya non aktif sampai pemilu, partai saya sendiri kan akan berantakan," katanya saat ditemui seusai acara buka puasa bersama di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (28/7/2013).

Untuk itu, lanjut Yusril, dia mengatakan sudah seharusnya ada perbaikan dalam aturan konvensi, yaitu ketika menjadi capres Demokrat bukan berarti harus menjadi kader.

Yusril mengatakan, pemenang konvensi anggap saja sebagai pemimpin yang mendapat dukungan rakyat dan Partai Demokrat yang mencalonkannya. Yusril mengatakan, selain dirinya, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD juga mengungkapkan keberatan yang sama.

"Mereka (Partai Demokrat) meminta kita non-aktif dari partai sendiri dan kalau terpilih harus keluar, lalu jadi kader Demokrat. Saya sudah nyatakan keberatan saya itu dan Pak Mahfud juga menyampaikan keberatannya yang sama," ungkapnya.

Penulis: Alsadad Rudi
Editor : Bambang Priyo Jatmiko