Selasa, 2 September 2014

News / Nasional

Foto SBY di DPR Dijatuhkan Mahasiswa

Rabu, 14 Maret 2012 | 16:01 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang terpasang di salah satu pilar Gedung Nusantara III Dewan Perwakilan Rakyat dijatuhkan oleh sekelompok pemuda, Rabu (14/3/2012) sore.

Awalnya, kelompok pemuda yang mengaku berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa Barat itu menemui Wakil Ketua DPR Pramono Anung. Setelah itu, mereka lalu terpecah menjadi dua kelompok. Sebagian orang berjalan ke tangga Gedung Nusantara. Di sana, mereka berorasi.

Sekitar enam orang menuju foto SBY berukuran 1 x 1,5 meter. Untuk diketahui, ada lima foto mantan Presiden RI lain yang terpasang, yakni Seokarno, Soeharto, BJ Habibie, Abrurrahman Wahid, dan Megawati Seokarno Putri. Foto lima mantan Presiden itu terpasang di lima pilar.

Awalnya, enam pemuda itu mengangkat bingkai foto agar tali pengait yang tersangkut di paku terlepas. Setelah itu, foto itu dibalikkan lalu dijatuhkan ke lantai dengan posisi kepala SBY di bawah. Sontak kaca dibingkai pecah.

Tak ada petugas pengamanan dalam atau pamdal yang berjaga di sekitar mereka. Mendengar suara pecahan kaca yang cukup nyaring, para petugas pamdal lalu datang. Para pemuda itu langsung diamankan ke ruang posko pamdal di lantai II Gedung Nusantara III. Adapun foto dibawa ke ruang Humas Sekretariat Jenderal DPR.

"Hidup mahasiswa," teriak salah satu pemuda ketika diamankan pamdal.

Salah seorang yang diamankan menyebut, aksi mereka untuk menentang rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi. Alasan lain, mereka menilai pemerintah pro terhadap asing.


Penulis: Sandro Gatra
Editor : Tri Wahono