Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Profil Marsda Arif Widianto, Pati AU yang Kini Jabat Dansesko TNI

Kompas.com - 19/04/2024, 15:41 WIB
Achmad Nasrudin Yahya

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Marsekal Muda Arif Widianto resmi menjabat Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) TNI menggantikan Marsekal Madya Samsul Rizal yang selanjutnya bertugas menjadi Dosen Tetap Universitas Pertahanan (Unhan) RI.

Jabatan baru tersebut resmi diemban Arif setelah menjalani proses serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/4/2024).

Adapun Dansesko TNI dijabat oleh perwira tinggi berpangkat bintang tiga. Jabatan ini bertanggung jawab langsung kepada Panglima TNI.

Baca juga: Sertijab 4 Jabatan Strategis TNI: Marsda Khairil Lubis Resmi Jabat Pangkogabwilhan II

Dengan jabatan baru ini, Arif akan mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, yakni dari Marsekal Muda menjadi Marsekal Madya.

Berikut profil Marsekal Muda Arif Widianto:

Arif merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Udara lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1990.

Sepanjang kariernya di dunia militer, Arif pernah menduduki beberapa jabatan strategis. Di antaranya Komandan Lanud Balikpapan (2010) dan Komandan Wing Pendidikan 500/Umum (2013).

Selanjutnya Komandan Wing Taruna AAU (2015), Komandan Lanud Manuhua (2016), Direktur Pendidikan (Dirdik) AAU (2017), dan Sesdisopslatau (2019).

Berikutnya Arif menjabat sebagai Staf Khusus KSAU (2020), Direktur Bina Tenaga Basarnas (2021), Asisten Personel Panglima TNI (2023), dan kini Komandan Sesko TNI.

Arif juga tercatat sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Udara pemegang Brevet Instruktur TNI AU, Brevet Penerbang Kelas I TNI AU, dan Brevet Para Dasar TNI AU.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Demokrat Tuding Suara PAN Meroket di Kalsel, Ricuh soal Saksi Pecah di MK

Demokrat Tuding Suara PAN Meroket di Kalsel, Ricuh soal Saksi Pecah di MK

Nasional
TNI AL Ajak 56 Negara Latihan Non-perang di Perairan Bali

TNI AL Ajak 56 Negara Latihan Non-perang di Perairan Bali

Nasional
Taksi Terbang Sudah Tiba di IKN, Diuji coba Juli Mendatang

Taksi Terbang Sudah Tiba di IKN, Diuji coba Juli Mendatang

Nasional
Bamsoet Akan Rekomendasikan MPR 2024-2029 Kembali Kaji Amandemen UUD 1945

Bamsoet Akan Rekomendasikan MPR 2024-2029 Kembali Kaji Amandemen UUD 1945

Nasional
Harta Kekayaan Eks Dirjen Minerba yang Jadi Tersangka Korupsi Timah

Harta Kekayaan Eks Dirjen Minerba yang Jadi Tersangka Korupsi Timah

Nasional
Dengar Warga Kesulitan Air Bertahun-tahun, Risma Tegur Kades di Aceh Utara

Dengar Warga Kesulitan Air Bertahun-tahun, Risma Tegur Kades di Aceh Utara

Nasional
Bertemu MPPR Tiongkok, Puan Berharap Bisa Perkuat Kerja Sama RI dan Tiongkok

Bertemu MPPR Tiongkok, Puan Berharap Bisa Perkuat Kerja Sama RI dan Tiongkok

Nasional
Kejagung Masukkan Kerugian Lingkungan Rp 271 T Jadi Kerugian Negara Kasus Timah

Kejagung Masukkan Kerugian Lingkungan Rp 271 T Jadi Kerugian Negara Kasus Timah

Nasional
Survei Pilkada Jateng Versi PPI: Taj Yasin 10,9 Persen, Hendi 7,7 Persen, Dico 7,1 Persen

Survei Pilkada Jateng Versi PPI: Taj Yasin 10,9 Persen, Hendi 7,7 Persen, Dico 7,1 Persen

Nasional
Anggota Komisi IX DPR: Tapera Program Baik, tapi Perlu Disosialisasikan

Anggota Komisi IX DPR: Tapera Program Baik, tapi Perlu Disosialisasikan

Nasional
Saksi Sebut SYL Bayar Rp 10 Juta Makan Bareng Keluarga Pakai ATM Biro Umum Kementan,

Saksi Sebut SYL Bayar Rp 10 Juta Makan Bareng Keluarga Pakai ATM Biro Umum Kementan,

Nasional
Bertemu NPC, Puan Minta Pemerintah China Perkuat Dukungan untuk Palestina

Bertemu NPC, Puan Minta Pemerintah China Perkuat Dukungan untuk Palestina

Nasional
KPK Jebloskan Bupati Mimika Eltinus Omaleng ke Lapas Setelah Sempat Lepas dari Jerat Hukum

KPK Jebloskan Bupati Mimika Eltinus Omaleng ke Lapas Setelah Sempat Lepas dari Jerat Hukum

Nasional
Ditanya soal Keterlibatan Purnawirawan Polri di Kasus Timah, Ini Respons Kejagung

Ditanya soal Keterlibatan Purnawirawan Polri di Kasus Timah, Ini Respons Kejagung

Nasional
KPU Perpanjang Verifikasi Syarat Dukungan Calon Nonpartai Pilkada 2024

KPU Perpanjang Verifikasi Syarat Dukungan Calon Nonpartai Pilkada 2024

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com